#tigaDesa#lambar#liwa#desacantikstatistik

Tiga Pekon di Lampung Barat Terpilih Jadi Desa Cantik Statistik

( kata)
Tiga Pekon di Lampung Barat Terpilih Jadi Desa Cantik Statistik
Wabup Lambar menyerahkan tiga profil pekon yang terpilih menjadi desa cantik/cinta statistik. Lampost.co/ Eliyah


Liwa (Lampost.co)-- Tiga pekon di Lampung Barat dipilih dan ditetapkan menjadi desa cantik statistik tahun 2022. 

Program ini adalah upaya percepatan pelaksanaan kegiatan sensus secara nasional. Tiga pekon yang terpilih itu yakni Pekon Pampangan Kecamatan Sekincau, Pekon Puralaksana Kecamatan Way Tenong dan Pekon Sebarus Kecamatan Balikbukit.

Peluncuran penetapan tiga desa cantik statistik itu dilaksanakan oleh Wabup Lambar Mad Hasnurin yang ditandai dengan penyerahan data profil pekon di aula Hotel Sari Rasa Liwa, Selasa 28 Juni 2022.

Kepala BPS Lampung Barat Nasrullah Arsyad menyampaikan pembinaan desa cantik/cinta statistik ini merupakan program BPS. Launching ini menyertakan OPD Pemkab dikarenakan OPD inilah yang juga memiliki kepentingan terhadap data kependudukan.

Adapun manfaat program desa cantik yaitu tersedianya data yang mutakhir pada Aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) dan Indeks Desa Membangun (IDM).

Baca Juga : BPS Akan Datangi Rumah Warga Survei Biaya Hidup di Mesuji

Sementara itu, Wabup Lambar Mad Hasnurin, menyampaikan program desa cantik statistik ini untuk meningkatkan kapasitas desa/kelurahan dalam mengidentifikasi potensi untuk pemenuhan kebutuhan data dan lainnya.

Program ini sebagai percepatan implementasi sektoral yang berfokus kepada desa, melalui standardisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan data.

Kemudian optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik dalam pembangunan di desa, serta peningkatan kesadaran dan peran aktif perangkat desa dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik.

Desa cantik statistik juga merupakan program peningkatan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data sehingga perencanaan pembangunan desa lebih tepat sasaran.

Hasil dari program ini dapat dijadikan sebagai sumber dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa). Kemudian untuk memudahkan dalam mengakses berbagai data desa.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar