koronacovid-19demo

Tiga Orang yang Hendak Ikut Aksi 1812 Reaktif Korona

( kata)
Tiga Orang yang Hendak Ikut Aksi 1812 Reaktif Korona
Foto. Dok Polda


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak tiga orang dari 25 rombongan yang hendak menuju ke Jakarta dalam kegiatan aksi 1812, tertahan dan tak bisa menyebrang. Pasalnya, berdasarkan pemeriksaan rapid test ketiganya reaktif Covid-19.

Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, aparat melakukan penyekatan guna mengantisipasi hal yang tak dinginkan seperti adanya senjata tajam atau benda lain, serta antisipasi penyebaran covid-19.

"Yang reaktif tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ini upaya kami juga agar tidak ada potensi penyebaran covid-19, ini salah satu upaya operasi Yustisi Satgas Covid-19 Pringsewu," ujarnya, Jumat, 18 Desember 2020.

Menurut Pandra, awalnya rombongan berangkat dari Ponpes Al Fatimiyah Pekon Waringinsari, Kabupaten Pringsewu.
Total ada 25 orang yang akan berangkat ke Jakarta menaiki BUS PO.SRW dengan nopol AA 1737 ED Warna Hijau Putih milik, pada Kamis, 17 Desember 2020, pukul 17.00.

"Pada pukul 17.30 wib di Rest Area Pringsewu telah dilakukan kegiatan Operasi Yustisi oleh Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 Pringsewu. Pada saat itu juga dilakukan rapid test terhadap rombongan ormas FPI itu," katanya.

Akhirnya hanya 22 orang yang bisa berangkat dengan rincian, 14 orang dari Pringsewu, empat orang dari Lampung Tengah, dua orang dari Lampung Timur, dan satu orang dari Lampung Selatan serta Tanggamus.

Winarko







Berita Terkait



Komentar