#pemalsuan#dprd#beritalampung#bk

Palsukan Tanda Tangan, Tiga Legislator Diperiksa Badan Kehormatan

( kata)
Palsukan Tanda Tangan, Tiga Legislator Diperiksa Badan Kehormatan
 Suprapto dari Fraksi PAN yang dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan Dewan. (Foto:Lampost/Setiaji)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Beberapa anggota Komisi I DPRD Lampung mengikuti sidang di Badan Kehormatan terkait dugaan pemalsuan tanda tangan Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Johan Sulaiman.

Pembanggilan ini terkait dengan kasus pemalsuan tanda tanggan pimpinan dewan, terkait dengan undangan rapat dengar pendapat. 

Tiga anggota legislatif yang mengikuti persidangan yakni Apriliati Fraksi PDIP,  Suprapto Fraksi PAN, dan I Made Suarjaya Fraksi Gerindra.  Mereka diperiksa secara bergiliran di ruang BK , pada Selasa (16/10/2018). Sedang BK dipimpin Wakil Ketua BK Zamzani Yasin, dan anggota BK Nyoman Suryana . 

Pemantauan Lampost.co, sidang BK berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Apriliati terlihat pergi meninggalkan gedung DPRD Lampung, namun saat ditanya hasil pemeriksaan dirinya enggan menjawab. "Nanti, saya mau makan siang,"ujarnya. 

Sementara, Suprapto terpantau masuk ke ruang BK pukul 12.40. Anggota Komisi I Suprapto mengaku diberondong  25 pertanyaan oleh majelis hakim di ruang BK. 

Ia pun ditanya tentang seberapa jauh keterlibatan pemalsuan tanda tangan pimpinan DPRD dalam hal ini Johan Sulaiman. 

"Saya jawab dan  paparkan semuanya di depan majelis hakim," kata dia

Pihaknya mengapresiasi Badan Kehormatan untuk menelusuri dan mendalami polemik tersebut. 

"Upaya BK menelusuri adalah hal positif,  kami akan sinergi dengan BK untuk bekerjasecara profesional ," ujarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar