#BERITABANDARLAMPUNG#LAKALANTAS

Tiga Kendaraan Tabrakan, Dua Orang Tewas

( kata)
Tiga Kendaraan Tabrakan, Dua Orang Tewas
Motor pengemudi motor yang tabrakan ringsek. (Foto:Lampost.co/Asrul S Malik)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kecelakaan lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sumur Puteri, Kamis, 11 Maret 2021 sekitar pukul 16.30 WIB yang melibatkan tiga unit kendaraan menyebabkan dua orang tewas. Adapun tiga kendaraan yang tabrakan itu diantaranya mobil Toyota Avanza Putih dengan nopol B 2914 TFY, Pikap dengan nopol BE 9953 AT, dan motor Honda Vario bernopol BE 2832 BU

Satu orang meninggal dunia yakni Sudarto (41), warga Jatimulyo, Jatiagung, Lampung Selatan, pengendara motor. Ia mengalami luka robek di kening dan pendarahan di hidung. Sudarto sempat dilarikan ke RS A. Dadi Tjokrodipo, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara satu lagi pegawai panglong, Hermansyah (53), warga Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat. Ia mengalami mengalami luka robek di kening kanan dan lebam mata kanan. Ia tewas saat hendak mengangkut mebel ke pikap milik atasannya Ali Amir (58) yang melaju mundur akibat ditabrak pengendara Avanza.

"Diduga akibat Avanza oleng saat hendak menyalip kendaraan di depannya dan melaju dalam kecepatan tinggi, sehingga terjadi kecelakaan beruntun. Masih dalam pemeriksaan, sejauh ini dua orang meninggal," ujar Wakil Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Rochmawan, melalui telepon, Kamis, 11 Maret 2021. 
 
Hingga kini, unit Laka Satlantas Polresta Bandar Lampung, terus mengumpulkan bahan keterangan terkait kronologi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan. Kendaraan para korban kini telah dievakuasi agar tidak menyebabkan kemacetan.

Berdasarkan informasi dihimpun Lampost.co, kecelakaan bermula saat pengemudi Avanza Putih, Steven Andrian (28), warga Kembangan, Jakarta Barat melaju kecang dari arah Tanjungkarang menuju Telukbetung. Entah kenapa, di depan Apartemen Springhill, kendaraan tersebut oleng ke arah kanan. Ia menabrak pikap hitam yang terpakir di depan panglong kayu, di seberang apartemen tersebut. 

Pikap terpental hingga ke tengah jalan, kemudian dari arah Telukbetung, pengendara motor juga melaju dan tidak bisa mengindari pikap. Motor itu akhirnya menabrak bagian depan mobil pengangkut barang tersebut. Pantauan lampost.co kendaraan pickup dan avanza, serta sepeda motor telah dievakuasi unit laka satlantas Polresta Bandar Lampung.

Sepeda motor berwarna hitam tersebut pun rusak berat. Sedangkan Pikap dan Avanza hanya rusak di bagian depan.

Pemilik panglong  kayu, Ali, mengatakan, ia sempat melihat mobil avanza melaju kemudian menabrak pikap kepunyaannya yang terparkir .

"Mobil saya lagi diparkir mau angkut barang, di pinggir posisinya. Tiba-tiba ada mobil Avanza putih ngebut. Entah mabok, entah apa, nabrak kendaraan saya. Padahal, pekerja saya lagi di belakang naikin papan, kena mukanya si Herman, berdarah sekarang dibawa ke Abdul Moeloek," ujarnya di lokasi kejadian, Kamis, 11 Maret 2021.


Tidak berselang lama, Ali pun mendapatkan telepon dari keluarga pegawainya, kalau Hermansyah meninggal dunia. Wartawan Lampost.co mencoba mengecek kondisi korban ke RS A. Dadi Tjokrodipo, pada pukul 18.45 WIB. Sesampainya di ruang IGD, pihak rumah sakit tidak memperkenankan awak media untuk masuk mengambil gambar.

"Enggak boleh masuk atau ambil gambar harus izin dulu," kata pegawai rumah sakit yang enggan disebut namanya, Kamis, 11 Maret 2021. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar