#covid-19#lampungbarat

Tiga Hari, Angka Positif Covid-19 di Lambar Tambah 78 Kasus

( kata)
Tiga Hari, Angka Positif Covid-19 di Lambar Tambah 78 Kasus
Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Lambar Erna Yanti saat diwawancarai di ruang kerja, Dinkes Lambar, Selasa, 22 Februari 2022. (Foto: Lampost.co/Eliyah)


Liwa (Lampost.co) -- Jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 di Lampung Barat terus bertambah. Selama tiga hari, terhitung sejak Sabtu (19/2/2022) sampai Senin (21/2/2022) jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 sebanyak 78 kasus dengan angka kematian sebanyak 2 kasus.

Berdasarkan data laporan seluruh Puskesmas dan rumah sakit yang direkap Dinas Kesehatan Lambar, jumlah warga di Lampung Barat yang terkonfirmasi covid-19 sejak memasuki tahun ini hingga Senin (21/2/2022) mencapai 206 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 4 kasus.

"Sesuai data jumlah warga Lambar yang sudah terpapar covid-19 sejak Januari 2022 sampai 21 Februari ini mencapai 206 kasus dengan angka kematian sebanyak 4 kasus," kata Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Lambar Erna Yanti yang juga bidang komunikasi publik Satgas Penanganan Covid-19 di ruang kerja, Dinkes Lambar, Selasa, 22 Februari 2022.

Sebanyak 206 kasus itu tersebar hampir terjadi di semua kecamatan. Kasus terbanyak berasal dari Kecamatan Balikbukit. Adapun 206 kasus terkonfirmasi covid-19 itu, perinciannya Senin (21/2/2022) sebanyak 9 kasus satu diantaranya meninggal. Kemudian Minggu (20/2/2022) 34 kasus dan satu diantaranya meninggal.
Lalu pada Sabtu (19/2/2022) 35 kasus dan Jumat (18/2/2022) 36 kasus dan seterusnya. Sementara untuk Selasa (22/2) pihaknya masih menunggu laporan.

Dengan bertambahnya 206 kasus selama memasuki tahun 2022 itu maka total kasus terkonfirmasi covid-19 di Lambar sejak awal peristiwa munculnya wabah tersebut sampai Senin (21/2/2022) mencapai 3.130 kasus dengan angka kematian sebanyak 142 kasus.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Lambar Bertambah 28 Pasien

Ia menambahkan, covid-19 varian Omicron ini proses penularannya sangat cepat. Karena itu harus waspada. Bagi yang belum mengikuti vaksin, maka risiko penularannya menjadi tinggi dan proses kesembuhannya juga lama, apalagi bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit penyertanya. Namun, bagi mereka yang sudah mendapat vaksin maka gejala yang dialami rata-rata ringan dan proses kesembuhannya juga cepat.

Erna Yanti mengimbau warga yang belum vaksin segera mendapatkan vaksin. Sebab tingginya serangan yang terjadi saat ini salah satunya karena pasiennya ada yang belum vaksin. Selain itu, tingginya angka kematian saat ini salah satunya karena pasien covid-19 memiliki riwayat penyakit.

Erna Yanti menambahkan proses penyebaran covid-19 varian baru ini cepat meningkat. Meski pasien sudah divaksin, banyak juga yang terserang. Hal itu karena daya tahan tubuhnya mulai menurun.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar