#lampung#lamsel#odf#bab

Tiga Desa di Sragi Terima Predikat ODF

( kata)
Tiga Desa di Sragi Terima Predikat ODF
Tim verifikator ODF bersama babinsa saat mengecek jamban milik masyarakat Desa Sumbersari, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, yang dinyatakan bebas dari BAB sembarangan, Senin, 28 Oktober 2019. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Tiga desa di Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, meraih predikat open defecation free (ODF) atau bebas buang air besar (BAB) sembarangan. Predikat diberikan setelah tim verifikator ODF turun langsung memverifikasi sejumlah rumah di masing-masing desa.

Ketiga desa yang dinyatakan ODF itu, yakni Desa Mandalasari, Sukapura, dan Sumbersari. Mereka meraih predikat ODF setelah program jamban sehat digenjot pada tahun ini.

Tim verifikasi ODF dari Dinas Kesahatan Lamsel, Yuni Supriatini mengatakan pihaknya telah memverifkasi 216 kepala keluarga (KK) di Desa Mandalasari. Pihaknya menyatakan Desa Mandalasari sudah layak ODF.

"Alhamdulillah, kami cek sudah tidak ada lagi yang BAB sembarangan. Data ini akan kami kirim langsung ke Kementerian Kesehatan karena sudah ODF," kata dia.

Kepala Desa Mandalasari, Sugianto mengaku tahun ini pihaknya membantu 216 KK dalam program Jamban Sehat. Program tersebut dianggarkan melalui dana desa dan pihaknya menyalurkan bantuam stimulan berupa kloset, pasir, bata, semen, dan paralon.

"Tahun ini kami anggarkan untuk stimulan jamban sehat senilai Rp82,8 juta. Alhamdulillah, berkat kekompakan bersama akhirnya Desa Mandalasari layak menerima ODF atau bebas BAB sembarangan," kata dia.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Sumari Sasmito mengaku ketiga desa yang dinyatakan ODF telah menyelesaikan program jamban sehat masing-masing, Desa Mandalasari 216 KK, Sukapura (89 KK), dan Sumbersari (125 KK).

"Alhamdulillah, setelah Desa Margasari dan Margajasa dinyatakan ODF, bulan ini bertambah tiga desa yang ODF. Sedangkan desa yang segera menyusul Desa Kualasekampung, Bandaragung, Baktirasa, Sumberagung, dan Kedaung," kata dia.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar