#beritalampung#beritalampungterkini#gagalginjalakut#kesehatan

Tiga Bayi Penderita Gagal Ginjal di Lampung Meninggal Dunia

( kata)
Tiga Bayi Penderita Gagal Ginjal di Lampung Meninggal Dunia
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana saat ditemui di Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung, beberapa waktu lalu. Lampost.co/Atika Oktaria S Nilam


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, mengonfirmasi bayi 13 bulan yang mengalami gagal ginjal asal Bandar Lampung dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan secara intensif selama delapan hari di RSUD Abdul Moeloek.

"Bayi 13 bulan ini adalah pasien dengan kasus gagal ginjal pertama di Lampung. Pasien sudah meninggal setelah dirawat 8 hari. Meninggalnya pada 28 Oktober," katanya, Minggu, 30 Oktober 2022.

Baca juga: Komnas PA Bandar Lampung Minta Sekolah Beri Sanksi Tegas Pelaku Perundungan 

Dia menjelaskan jika bayi tersebut sempat mengeluarkan urine setelah dilakukan tindakan continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD) atau cuci darah, namun kondisi terus alami penurunan. "Kemarin setelah dilakukan CAPD ada respons baik dan sudah keluar urinenya. Tapi kondisinya terus menurun hingga dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Hingga kini tercatat RSUDAM sudah merawat tiga pasien bayi yang alami gagal ginjal di Lampung. Namun, ketiganya meninggal dunia secara bertahap.

"Sampai saat ini sudah ada tiga kasus gagal ginjal di Lampung dan semua meninggal dunia. Sekarang di RSUD Abdul Moeloek sudah tidak ada lagi pasien yang dirawat," katanya.

Dia mengajak masyarakat untuk memperhatikan anaknya yang tengah alami penurunan kesehatan agar bisa segera dibawa ke tempat pusat kesehatan atau rumah sakit. "Bisa langsung dibawa sehingga dapat penanganan dokter. Jangan asal kasih obat harus sesuai anjuran dokter," ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar