#lampung#menhan

Tidak Suka Pancasila, Menhan Minta Keluar dari Indonesia

( kata)
Tidak Suka Pancasila, Menhan Minta Keluar dari Indonesia
Lampost.co/ Armansyah


KALIANDA (Lampost.co)-- Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu, mempersilakan pihak yang tidak setuju dengan Pancasila untuk keluar dari Indonesia. Sebab, Pancasila adalah alat pemersatu bangsa Indonesia. "Ideologi Indonesia hanya satu yakni Pancasila dan tidak ada yang lain. Yang tidak suka ya keluar dari Negara Indonesia. Ngotor-ngotorin aja. Kalau sesekali enggak apa-apa, tapi kalau sering ya rugi negara kita ini diisi dengan orang yang tak suka Pancasila," kata dia saat menghadiri Deklarasi Kebangsaan Adat Lamsel di Lambam Balak Marga Legun, Kalianda, Minggu (30/6/2019). 

Menurut Ryamizard, ideologi atau paham lain tak bisa berlaku di Indonesia, termasuk khilafah. Saat ini paham khilafah sudah dilarang di 21 negara. "Saya kasih tahu, khilafah itu sudah 21 negara melarang dan sudah tidak mau lagi. Bahkan, ditangkapin. Misalnya, di Arab Saudi saja sudah tidak suka dengan khilafah," kata dia.

Ryamizard mengajak seluruh adat Lampung untuk bangga dan mencintai tanah air indonesia. Semua harus mempertahankan empat pilar yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI. "Salah satunya, Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa indonesia. Karena pemersatu itu lah membuat kita kuat. Mari kita bersatu untuk membangun bangsa kita lebih baik lagi," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Menhan Ryamizard juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pemilu serentak 2019 berjalan secara lancar, aman dan damai.

Armansyah







Berita Terkait



Komentar