#ligainggris

Thomas Tuchel Si Penyayang Pembantu Rumah Tangga

( kata)
Thomas Tuchel Si Penyayang Pembantu Rumah Tangga
Thomas Tuchel. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / POOL / AFP)


Jakarta (Lampost.co) -- Di balik tangan dingin sebagai seorang pelatih papan atas Eropa, Thomas Tuchel ternyata berjiwa sosial tinggi terhadap pembantu di rumahnya. Itu diketahui ketika dia masih menangani Paris Saint-Germain (PSG).

 

Seperti dilansir dari Dailymail, Tuchel tinggal di distrik Hauts-de-Seine, Paris selama dua tahun setelah meninggalkan Borussia Dortmund dan bergabung dengan PSG. Di sana, dia menyewa seorang wanita pembantu rumah tangga yang berasal dari Filipina.

Pembantu tersebut dikenal memiliki etos kerja yang tinggi, tapi suatu hari harus bekerja lembur untuk membiayai operasi putranya. Mengetahui itu, Tuchel langsung tersentuh dan membiayai penuh pengobatan anak sang pembantu.

Tidak selesai sampai di situ, Tuchel juga dikabarkan telah membelikan pembantunya sebuah vila di Filipina. Itu dilakukan setelah sang pembantu mengungkapkan tujuan hidupnya dan mengabarkan bahwa anaknya telah sukses menjalani operasi.

Pembantu itu mengaku punya mimpi menghabiskan masa pensiun di Filipina dengan keluarga, tapi khawatir tidak tercapai karena belum punya cukup uang untuk membeli rumah. Mendengar itu, Tuchel kembali membagi penghasilannya demi mewujudkan mimpi sang pembantu. 

Tak lama setelah memanjakan pembantunya, Tuchel dipecat oleh PSG dan pindah ke Inggris untuk melatih Chelsea. Tidak diinformasikan lebih lanjut apakah Tuchel masih menjalin komunikasi dengan pembantunya yang berasal dari Filipina tersebut.

Winarko







Berita Terkait



Komentar