#tajuklampungpost#persatuan#hutri

Tetap Kokoh Menjaga Persatuan  

( kata)
Tetap Kokoh Menjaga Persatuan  
Ilustrasi. (Google Images)

MOMEN 17 Agustus merupakan perayaan hari ulang tahun ke-74 RI. Merdeka 74 tahun, Indonesia punya kemajuan signifikan dari pembangunan infrastruktur sampai pembangunan sumber daya manusia. Indonesia kini memiliki perekonomian yang tidak kalah dibanding dengan negara lain. Periode semester I-2019, perekonomian Indonesia tumbuh 5,06% (yoy).

Sementara itu, pada pembangunan manusia di Indonesia terus mengalami kemajuan. BPS merilis, pada 2018, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia mencapai 71,39. Angka ini meningkat sebesar 0,58 poin atau tumbuh sebesar 0,82% dibanding dengan tahun 2017. Hal ini selaras dengan visi kemerdekaan yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kemudian dari sisi tingkat kemiskinan, BPS mencatat penduduk miskin Indonesia pada Maret 2019 sejumlah 25,14 juta penduduk. Angka ini turun 810 ribu penduduk dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Jika dilihat dari persentase jumlah penduduk, penduduk miskin hingga Maret 2019 tercatat 9,41% atau turun dibanding dengan tahun sebelumnya 9,82%.

Presiden bersama jajaran kabinet dan tamu dari perwakilan negara akan memperingati HUT ke-74 RI dengan upacara bendera di Istana Negara. Agenda rutin ini pula diikuti seluruh instansi, dinas, dan sekolah di seluruh Indonesia. Momen ini jadi perenungan, 74 tahun merdeka Indonesia masih harus terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Seperti yang tertuang dalam logo HUT ke-74 tahun ini. Di dalam logo terdapat garis elevasi melambangkan visi untuk selalu menjadi yang terbaik, dan garis yang bergerak ke kanan melambangkan pergerakan ke arah yang lebih baik. Hal ini merupakan keniscayaan manakala segenap elemen bangsa mau bergerak dan berjuang bersama-sama mengisi kemerdekaan.

Bima Surya Pamila adalah desainer terpilih logo HUT ke-74 tahun ini. Ia menyebut logo yang dibuatnya dengan semangat persatuan. Ia memaknai makna angka 74 menggambarkan tentang persatuan, bukan 7 dan bukan 4 tetapi 74. Ia menyatakan logo ini berarti “kita”, bukan “aku” atau “kamu”. Perasaan seperti inilah yang perlu dimiliki oleh seluruh warga Indonesia.

Makna merah pada logo kali ini juga disebutnya lebih dimatangkan melambangkan kedewasaan dan kebijaksanaan. Lalu, warna putih mengacu kepada warna yang ada dalam bendera. Selain itu putih juga memiliki nilai filosofis melambangkan keikhlasan dalam bekerja. Berbagai nilai filosofis yang terkandung itu semestinya bukan sekadar simbol belaka, melainkan perlambang dari kondisi rill yang ada. 

Di Lampung, perekonomian Provinsi ini tak kalah dengan nasional. Ekonomi Provinsi Lampung triwulan I-2019 tumbuh 5,18% (yoy). Pembangunan di Lampung cukup signifikan, mulai dari jalan tol, bandara internasional, sampai Dermaga Eksekutif Bakauheni tentu akan menopang kemajuan di Lampung. Semoga perayaan HUT ke-74 RI tahun ini Lampung makin berjaya, begitu pula Indonesia sesuai dengan apa yang dicita-citakan para founding fathers Indonesia.

Karena itulah, dalam menyambut hari jadi bangsa ini yang ke-74, tidak henti-hentinya untuk terus diingatkan agar kita semua tetap teguh dan kokoh menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah rongrongan radikalisme dan paham-paham lain pemecah belah bangsa. Sebab, dari semangat persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan itulah bangsa ini tegak dan berdiri.  Tanpa keduanya maka masa depan bangsa ini akan berakhir. 

Tim Redaksi Lampung Post

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar