vaksin

Testimoni dan Imbauan Para Tokoh Agama Indonesia Saat Divaksin

( kata)
Testimoni dan Imbauan Para Tokoh Agama Indonesia Saat Divaksin
(Dok. pixabay.com)


Jakarta (Lampost.co) -- Penyuntikan vaksin Covid-19 pertama kali diterima oleh Presiden RI Joko Widodo, Rabu, 13 Januari 2021. Bersamaan dengan itu, tokoh agama di Indonesia juga melakukan vaksinasi. 

Menyikapi vaksin yang sudah halal dan aman baik dari Badan Penanganan Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), sejumlah tokoh agama dari lintas agama memberikan testimoni dan imbauan agar masyarakat tak ragu untuk divaksin. 

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Amirsyah Tambunan mengatakan bahwa vaksin Sinovac berguna untuk melindungi masyarakat dari bahaya virus corona. "Selain sudah aman, halal, toyyib dan pastinya dengan memvaksin diri kita sama saja kita menjaga semua keluarga, saudara, dan kerabat, namun yang jelas tetap bersama menjaga protokol kesehatan serta penerapan 3M," ujarnya, Kamis, 14 Januari 2021. 

Selain itu, Bhiksu Partono Nyanasuryanadi juga mengatakan bahwa masyarakat memiliki dua hal yang harus dijaga dengan baik dalam menjalankan kehidupan di tengah Covid-19.

"Kita harus yakin bahwa pertama dengan menjaga ketenangan hati dan yakin bahwa kesehatan akan menyertai kita semua. Serta yang kedua dengan adanya vaksin Covid-19 ini diharapkan kita semua dapat lebih baik lagi dibandingkan dengna hari-hari sebelumnya," ujarnya. 

Selanjutnya, tokoh agama Hindu sekaligus Kabid Kesehatan PHDI Pusat I Nyoman Suhartanu yang mengatakan bahwa ia bersama tokoh agama lain merupakan perwakilan tokoh agama yang divaksin bersamaan dengan Presiden RI pada Kamis, 14 Januari 2021. 

"Dengan divaksin tadi, saya lebih percaya diri untuk semakin sehat, semakin kuat dan dapat mencegah virus corona dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Karena vaksin bukan berarti menghidari kita dari virus namun memberikan kekuatan imun lebih," ujar dia. 

Kemudian dari tokoh agama Katolik Agustinus Heri Wibowo menjelaskan bahwa setelah menjalankan proses vaksinasi, ia tak merasakan efek samping apapun, justru perasaan di dirinya semakin kuat dan bugar. 

"Yang jelas untuk umat semua, jangan takut, jangan khawatir. Karena semua harus yakin bahwa vaksinasi ini berupaya memutus mata rantai pencegahan Covid-19 yang ada di Indonesia," ujarnya. 

Dan yang terakhir yakni dari tokoh agama Kristen, Perwakilan Persekutuan Gereja Indonesia Ronald Richard Tapilatu yang mengatakan bahwa setelah menjalankan vaksin ia merasa lebih bugar dan keyakinan bahwa imun semakin kuat menjadi lebih nyata. 

"Kita semua harus yakin, bersamaan dengab tetap menjalankan protokol kesehatan. Vaksinasi ini akan membantu kita semua lebih sehat dan kuat, ditambah lagi vaksin ini dipercaya dapat meningkatkan imun kita. Jadi untuk semua masyarakat diimbau untuk tidak takut," kata dia.

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar