#Kejahatan#Pencabulan@Asusila#Mesum

Tersangka Pencabulan Anak Tiri Ditangkap di Jawa Tengah

( kata)
Tersangka Pencabulan Anak Tiri Ditangkap di Jawa Tengah
Pelaku pencabulan anak tiri dijebloskan ke sel tahanan usai pemeriksaan. (Foto; Abu Umaraly/Lampost.co)

Kota Agung (Lampost.co) – Tim gabungan Polsek Pematangsawa dan Polres Blora menangkap PA (47) tersangka pencabulan terhadap anak tirinya. Aparat membekuk pelaku di tempat persembunyiannya di Blora, Jawa Tengah, Selasa, 12 November 2019.

PA merupakan warga Kedaton, Bandar Lampung, sedangkan korban VA (10) warga Kecamatan Pematangsawa, Kabupaten Tanggamus. Penangkapan pelaku pencabulan tersebut didukung Resmob Polres Blora dipimpin Aipda Iwan Nugroho.

Kapolsek Pematangsawa Ipda Ridwansyah mengungkapkan, pelaku dilaporkan ayah dan ibu kandung korban pada 1 November 2019. Setelah polisi melakukan penyelidikan ternyata pelaku telah melarikan diri.

"Kemudian tim bergerak bergerak menuju rumah kerabat pelaku di Blora, Jateng. Kami dibackup Polres Blora dan berhasil menangkap pelaku, Selasa (12/11/2019), pukul 01.00 WIB," kata Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Kamis, 14 November 2019.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun Lampost.co, perbuatan tercela pelaku berlangsung pada Jumat, 18 Oktober 2019, pukul 15.00 WIB. Tersangka mengajak korban mandi di Pantai Guring. Korban tak kuasa melawan aksi bejat ayah tirinya karena takut.

Setelah kejadian itu, korban trauma mendalam dan menceritakan peristiwa memilukan itu kepada ibunya. "Ayah kandung korban lalu melaporkan perbuatan cabul pelaku ke Mapolsek pada Jumat, (1/11/2019)," kata dia.

Kapolsek menyatakan pelaku sudah di dalam sel tahanan Mapolres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut. Tersangka akan dikenakan pasal 81 juncto pasal 76 D dan pasal 82 juncto 76 E No.35/2014, tentang perlindungan anak dan kekerasan serta persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

“Ancaman hukuman tersangka ditambah 1/3 karena masih ada ikatan keluarga. Dengan demikian pelaku diancam dengan kurungan penjara maksimal 20 tahun,” ujarnya.

Abdul Gafur

Komentar