#beritalampung#beritalampungterkini#korupsikoni#danahibah#konilampung

Tersangka Korupsi Danah Hibah KONI Bisa Lebih dari Satu

( kata)
Tersangka Korupsi Danah Hibah KONI Bisa Lebih dari Satu
Aspidsus Kejati Hutamrin (tengah) dan Kasipenkum I Made Agus Putra (kanan) saat diwawancarai media, Senin, 21 November 2022. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) berjanji menuntaskan kasus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung sebelum 2022 berakhir. Tersangka dugaan korupsi dana hibah 2020 diprediksi lebih dari satu orang.

Aspidsus Kejati Lampung, Hutamrin, mengatakan ke depannya pihaknya akan mengeluarkan surat perintah penyidikan khusus untuk masing-masing tersangka dan akan memanggil ulang saksi untuk masing-masing tersangka.

"Kami berharap dukungan masyarakat Lampung sehingga pekerjaan yang sudah hampir setahun ini dapat diselesaikan secepat mungkin," katanya, Senin, 21 November 2022.

Baca juga: Polda Lampung Tetapkan Jaksa AM Jadi Tersangka Mafia Tanah 

Menurut dia, saat ini belum bisa mengumumkan tersangka karena penetapannya setelah hasil ekspose atau pemaparan penyidik. "Karena dasar kami adalah KUHAP dan itu berdasarkan data dan fakta. Lalu berdasarkan keterangan ahli dan berdasarkan adanya kerugian negara," ujarnya.

Soal dana cabang olahraga (cabor) mana saja yang dikorupsi, Hutamrin belum bisa memberikan keterangan. "Secara detail nanti akan kami uraikan dalam dakwaan," katanya.

Sebelumnya, Kejati Lampung menghitung adanya kerugian negara dugaan korupsi dana hibah KONI Lampung 2020 yang mencapai Rp2,5 miliar. Kerugian tersebut berdasar hasil penghitungan auditor independen dari akuntan publik Heroni dan rekan sejak Oktober 2022.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar