#KORUPSI#PENGGELAPANPAJAK

Terpidana Korupsi Pajak Minerba Pemkab Lamsel Banding

( kata)
Terpidana Korupsi Pajak Minerba Pemkab Lamsel Banding
Sidang pembacaan vonis kasus korupsi pajak minerba Lamsel di PN Tipikor Tanjungkarang, beberapa waktu lalu. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terpidana korupsi pajak minerba Pemkab Lampung Selatan, Yuyun Maya Saphira, mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim. Ia merupakan satu dari tiga terpidana korupsi pajak tersebut.

"Kami daftarkan gugatan banding pada 14 Juli 2021, karena menurut kami vonis tersebut berat, termasuk pidana badan dan uang pengganti," ujar kuasa Hukum Yuyun, Sukriadi Siregar, di PN Tanjungkarang, Rabu, 21 Juli, 2021.

Eks Kepala Bidang Energi pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Yuyun Maya Saphira, divonis empat tahun tujuh bulan penjara, oleh majelis hakim, pada sidang di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 8 Juli 2021.

Yuyun bersama pelaku lainnya tidak menyetorkan pajak ke kas daerah dari wajib pajak baik perusahaan maupun perorangan yakni PT Batu Jaya Tarahan, PT Berlian Mixindo, PT Bangun Lampung Jaya, PT Aneka Bumi Sumer Jaya, dan perorangan milik Samsul.

Baca juga :Terdakwa Korupsi Pajak Minerba Lamsel Divonis 4 Tahun Penjara

Yuyun yang juga menjabat sebagai Kabid di BPPRD Pemkab Lampung Selatan terbukti melanggar  Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang  Undang Nomor. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Yuyun dijatuhi pidana denda Rp200 juta subsider tiga bulan. Majelis hakim juga menjatuhkan pidana uang pengganti Rp2,268 miliar. Setelah satu bulan putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita dan dilelang.

Sementara tiga terdakwa lainnya yakni Kasi Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Pemkab Lampung Selatan M. Efriansyah, divonis satu tahun tiga bulan penjara, denda Rp50 juta subsider tiga bulan penjara, serta membayar uang pengganti Rp40 juta.

Kasi Pemanfaatan Lahan Panas Bumi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Marwin, divonis satu tahun satu bulan penjara, denda Rp50 juta subsider kurungan tiga bulan, dan membayar uang pengganti Rp10 juta.

Baca juga :Terdakwa Korupsi Minerba Sebut Hanya Terima Rp70 Juta

Terakhir,  Tenaga Harian Lepas Pemkab Setempat, Soma Harian Mudawan Perkasa, divonis satu tahun tiga bulan, denda Rp50 juta subsider tiga bulan penjara, serta membayar uang pengganti Rp28 juta.

Ketiganya juga terbukti melanggar Pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang  Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Seluruh uang pengganti dari tiga terdakwa tersebut, telah dibayarkan dengan cara dititipkan ke Kejari Lampung Selatan.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar