#beritalampung#beritalampura#kriminal

Terlibat Perjudian, Sembilan Warga di Lampura Ditangkap Polisi

( kata)
Terlibat Perjudian, Sembilan Warga di Lampura Ditangkap Polisi
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co): Dalam sehari Polres Lampung Utara (Lampura) mengamankan sembilan warga yang terlibat dalam kasus perjudian jenis kartu remi, koprok, dan togel pada tiga lokasi yang berbeda Jumat, 26 Agustus 2022.

Para pelaku yang diamankan diantaranya yang terlibat judi togel berinisial SW (53), EB (40), MR (21), dan IS, keempatnya warga Abung Surakarta, Lampura. Kemudian pelaku judi kartu remi berinisial SN (42), MI (53), PP (70), dan HN (50), keempatnya warga Desa Madukoro, Kotabumi Utara, Lampura. Selanjutnya pelaku judi koprok, HY (50), warga Desa Banjarnegeri, Muara Sungkai, Lampura.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama mewakili Kapolres AKBP Kurniawan Ismail, mengatakan dalam sehari pihaknya menangkap sembilan pelaku perjudian jenis koprok, kartu remi, dan judi togel di tiga lokasi berikut barang bukti. 

"Dalam sehari kami melakukan penangkapan para pelaku judi. Ini dilakukan sebagai salah satu bentuk keseriusan dan tindakan tegas kepada para pelaku judi yang ada di Lampung Utara," ujarnya. 

Eko menjelaskan dari sejumlah pelaku judi yang ditangkap, penangkapan pertama kali terhadap pelaku judi togel yang merupakan bandar yakni berinisial SW dan MR saat berada di kediaman rumahnya. Setelah itu dilakukan pengembangan dari penangkapan kedua tersangka bandar itu ditangkap kembali para pengedar togel yaitu berinisial EB serta IS dengan mengamankan barang bukti uang tunai Rp576 ribu, buku rekening BRI, serta kertas rekapan berikut dua unit ponsel.

Setelah itu,  penangkapan berikutnya tempat perjudian jenis kartu remi yakni empat warga berinisial SN (42), MH (53), PP (70), dan HN (50). Dari penangkapan itu petugas menyita barang bukti uang tunai Rp325 ribu dan dua set kartu remi. 

Penangkapan berikutnya lagi terhadap pelaku judi koprok dengan pelaku HS (50) yang diduga sebagai bandar saat bermain di tengah areal kebun singkong tidak jauh dari pemukiman warga di Desa Banjarnegeri, Muara Sungkai, Lampura.

"Dari penangkapan ini petugas menyita barang bukti uang tunai Rp150 ribu, alat satu set judi koprok, terpal serta satu buah lampu berikut sebuah aki," kata Kasat.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar