#PTM#SEKOLAHTATAPMUKA

Terkendala Vaksinasi, Tidak Semua Sekolah di Tubaba Gelar PTM

( kata)
Terkendala Vaksinasi, Tidak Semua Sekolah di Tubaba Gelar PTM
Kepala SMP Negeri Margakencana, kecamatan Tulangbawang Udik, Nurhamid, memimpin upacara bendera pada hari pertama PTM penuh diberlakukan, Senin 1/11/2021). Dok SMPN Margakencana.


Panaragan (Lampost.co) – Dinas Pendidikan Tulangbawang Barat (Tubaba) telah membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh mulai Senin, 1 November 2021. Namun, belum semua sekolah khususnya tingkat SMP yang menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka secara penuh. Penyebabnya, belum semua siswa mendapatkan imunisasi vaksin Covid-19.

Selama empat hari ini, KBM yang full belum semua, khususnya di Tulangbawang Tengah dan Tumijajar. Tetapi, wilayah seberang sudah full tatap muka penuh,” kata  ketua MKKS tingkat Tubaba, Nurhamid usai monitoring sejumlah sekolah di wilayah kerjanya, Kamis, 4 November 2021.

Kepala SMP di Tiyuh Marga Kencana itu juga menyebutkan SMP Negeri yang belum membuka KBM secara tatap muka secara penuh antara lain di SMP Pulung kencana dan SMP Negeri Panaragan. Keduanya masih menggunakan sistem ganjil genap.

“Tetapi kalau di Tulangbawang Udik sudah full semua dari seluruh sekolah dan semua siswanya juga berangkat seperti sedia kala. Mulai masuk dari pukul 07.30 WIB sampai pukul 13.00 WIB," ujarnya.

Meski demikian, protokol kesehatan di masing masing sekolah masih menjadi syarat wajib bagi sekolah yang telah melaksanakan tatap muka penuh ini.

" Hanya prokesnya tetap. Untuk masuk ke sekolah kami pakai termogun tetap. Kemudian wajib memakai masker, disiapkan cuci tangan, sabun itu selalu ada di masing masing sekolah," kata Nurhamid.

Selaku ketua MKKS, dia minta pihak terkait mempercepat pemberian vaksinasi kepada para pelajar khususnya siswa siswi SMP yang masih menjalani KBM ganjil genap. Nurhamid juga minta orang tua siswa untuk selalu mengingatkan anak-anaknya untuk menjaga penularan virus covid-19.

Selain prokes menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, para siswa disyaratkan untuk membawa botol minum (tumbler) dan kotak bekal makanan masing masing guna menghindari terjadinya penularan.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar