#kpk#ruukpk#beritalampung#demo#unjukrasa

Terkait Sanksi dari Menristekdikti, Rektor UBL Serahkan pada Mahasiswa

( kata)
Terkait Sanksi dari Menristekdikti, Rektor UBL Serahkan pada Mahasiswa
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Menteri Riset Teknologi dan Pedidikan Tinggi (Menristekdikti) meyatakan akan mengenakan sanksi pada rektor yang memberikan izin kepada mahasiswanya berdemo. Terkait hal tersebut, Yusuf Barusman, Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) menyerahkan hal tersebut kepada mahasiswa. Hal itu karena menyuarakan pendapat merupakan hak warga negara.

"Kita tidak akan izinkan tapi kita juga tidak bisa melarang," kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 27 September 2019.

Meski tidak mengeluarkan larangan namun pihaknya akan tetap menjalankan mekanisme perkuliahan. Pilihannya ada di mahasiswa sendiri, lanjutnya. Ikut berdemo atau tetap kuliah. "Jadi kan, demokrasi semua bisa menentukan sendiri, tidak ada paksaan dan larangan bagi mahasiswa," kata dia.

Baca juga:

Rektor yang Merestui Mahasiswa Kembali Berdemo Terancam Sanksi

Presiden Panggil Menristekdikti Gara-Gara Demo Mahasiswa

Hanya saja pihaknya tetap melakukan pengkawalan agar aksi tetap dalam koridor hukum. Jangan sampai terjadi bentrok dalam menyampaikan aspirasi dan di lakuakan secara beradab.

"Terlebih jangan sampai ada penyusupan dan menunggangi, jadi mahasiswa juga harus teliti dengan situasi yang terjadi," ujarnya.

Umar Robani*







Berita Terkait



Komentar