korpsilampurasuapproyekpuprKPKAgungilmu

Terima Gratifikasi Rp 100 Miliar, Laporan Harta Kekayaan Agung Cuma Rp 2,3 Miliar

( kata)
Terima Gratifikasi Rp 100 Miliar, Laporan Harta Kekayaan Agung Cuma Rp 2,3 Miliar
Bupati Nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara saat menjalani sidang perdana kasus korupsi fee proyek Dinas PUPR Lampung Utara. Zainudin

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bupati Nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara baru saja menjalani sidang perdana kasus korupsi fee proyek Dinas PUPR Lampung Utara.

Dalam sidang yang berlangsung pada Senin, 24 Februari 2020, di PN Tipikor Tanjungkarang, Agung Ilmu bersama tersangka lainnya yakni Kadis Perdagangan Wan Hendri, eks Kadis PUPR Syahbudin, dan Kerabat Agung yakni Raden Syahril.

Baca juga: Bupati Nonaktif Lampung Utara Didakwa Terima Suap Rp 1,3 Miliar

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Agung disebutkan menerima fee proyek sebesar Rp1,3 miliar di 2019, dari April hingga Oktober.

Namun dalam dakwaan juga disebutkan jika Agung telah menerima fee proyek hingga Rp100 miliar selama kurun waktu 2015-2019, dengan rincian:

  1. Tahun 2015 Rp18,3 Miliar
  2. Tahun 2016 Rp32,1 Miliar
  3. Tahun 2017 Rp47,2 Miliar
  4. Tahun 2018 Rp38,7 Miliar
  5. Tahun 2019 Rp2,33 Miliar

Akan tetapi harta kekayaaan Agung yang dilaporkan sangan jauh dari besaran nilai gratifikasi tersebut. Berdasarkan penelusuran lampost.co, Selasa, 25 Februari 2020, di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) untuk laporan harta kekayaan per 31 Desember 2018, yang dilaporkan pada 2 April 2019, harta kekayaannya hanya Rp2,36 miliar.

Rinciannya :

  1. Dua bidang tanah dan bangunan, dan dua bidang tanah saja yang semuanya berada di Bandar Lampung Rp1,1 miliar.
  2. Satu unit Toyota Fortuner, satu unit Toyota Avanza, dan satu unit Yamaha Mio Soul Rp557 juta.
  3. Harta bergerak lainnya Rp300 juta
  4. Kas dan setara Kas Rp400 juta.

*data LHKPN KPK

Winarko



Berita Terkait



Komentar