#beritalampung#beritabandarlampung#ekbis

Terigu Naik, Keuntungan Penjual Kue di Bandar Lampung Berkurang

( kata)
Terigu Naik, Keuntungan Penjual Kue di Bandar Lampung Berkurang
Linda, salah satu pedagang kue di depan Pasar SMEP Bandar Lampung. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): Sejumlah pedagang kue di wilayah Bandar Lampung masih mempertahankan kualitas dari produk kue dagangannya meski harga bahan utamanya naik. Pedagang juga belum menaikkan harga ataupun mengecilkan porsi atau ukuran kue dagangannya.

Linda, salah satu pedagang kue di depan Pasar SMEP Bandar Lampung, mengatakan bahwa ia belum menaikan harga kue dagangannya. 

"Iya saya tidak memperkecil atau mengurangi bahan dari kue yang dijual. Karena saya masih mempertahankan kualitas dari kue dagangan ini. Dan belum menaikan harga karena biasanya kalau harganya naik pembeli jadi sepi," katanya, Kamis, 18 Agustus 2022.

Harga kue yang dia jual masih seharga Rp1 ribu per bijinya. "Yang nitip kue ke saya pengennya harganya naik. Cuma kalau dinaikin harganya saya susah ngejualnya. Dagangan kue tempat saya naik tapi yang lainnya gak naik ya langganan pada pindah," katanya.

Dia mengatakan omzet penjualan kue saat ini masih sama, namun nilai keuntungan yang didapat berkurang. "Ya paling keuntungannya saja yang berkurang dari biasanya Rp100 ribu sekarang paling Rp70 ribuan per harinya. Ya walaupun sedikit keuntungannya yang penting masih lancar jualannya," kata dia.

Hal senada juga dikatakan oleh Andri pedagang kue pancong di Jalan Imam Bonjol. Ia mengatakan belum juga menaikkan harga atau memperkecil ukuran kuenya.

"Saya masih mempertahankan kualitas dari dagangan kue ini. Dan belum juga menaikkan harga. Tetapi nanti paling akan pelan-pelan saya naikkan dari yang biasanya per porsi Rp10 ribu mungkin akan naik Rp11 ribu. Naik seribu dari per porsinya. Paling nanti untuk yang belum tahu saya kasih harga lama tapi langsung di kasih tau kedepannya naik," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar