#Covid-19#vaksinasiGuru#Lamsel

Terget Vaksinasi Guru di Ketapang Kelar Senin Besok

( kata)
Terget Vaksinasi Guru di Ketapang Kelar Senin Besok
Ilustrasi Vaksinasi.


 Kalianda (Lampost.co)--Vaksinasi covid-19 terhadap guru di Kecamatan Ketapang ditargetkan mencapai 100% persen pada Senin, 13 September 2021. Sebab sampai saat dari hanya tersisa 57 orang guru yang belum disuntik vaksin covid-19.

Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap (PRI) Ketapang, Samsurizal, mengatakan jumlah guru tingkat PAUD hingga SLTA sederajat di Kecamatan Ketapang ada 890  orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 843 orang guru telah melaksanakan vaksinasi covid-19, sedangkan 57 lainnya  belum divaksin.

"Sisanya (57 guru) akan kita vaksin Senin besok (13/9) di Puskesmas rawat inap,"  kata Samsurizal saat dihubungi Lampost.co, Minggu, 12 September 2021.

Pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga pendidik dan guru sudah dimulai sejak Maret 2021. Ia berharap vaksinasi covid-19 kepada guru yang belum divaksin akan selesai sesuai jadwal,   sehingga pembelajaran tatap muka (PTM)  segera dimulai.  

"Insyallah vaksin untuk guru di Ketapang bisa mencapai 100 persen psda Senin besok," ucapnya.  

Sementara pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk tenaga kesehatan, lansia, pelayanan publik, masyarakat umum dan remaja di kecamatan Ketapang  mencapai 47 persen.

Samsurizal mengatakan vaksinasi di kecamatan Ketapang terus berjalan dengan target sekitar 13 ribu orang.

"Sampai hari ini yang divaksin sebanyak 5.595 orang atau 47 persen," pungkas Samsurizal.

Sebelumnya, Kepala Disdik Lamsel, Yespi Cory, mengatakan telah melaksakan rapat bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Lamsel untuk membahas  PTM. Namun, belum semua tenaga pendidik dan guru divaksin. 

"Hal ini yang menjadi kendala dalam melaksanakan PTM. Sehingga kami masih menunggu rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemprov untuk menggelar PTM," kata Yespi Cory pekan lalu. 

Menurut dia, sebanyak  2.000 lebih guru yang belum divaksin. Oleh karena itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar guru mendapat prioritas suntik vaksin, sehingga PTM bisa dilaksanakan secepat mungkin.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar