#pembunuhan#kriminal#beritalampung

Terdesak Ekonomi Alasan Warga Bandar Lampung Bunuh Sopir Taksi di Jakarta

( kata)
Terdesak Ekonomi Alasan Warga Bandar Lampung Bunuh Sopir Taksi di Jakarta
Ilustrasi. Foto: Google Images

Jakarta (Lampost.co): Pelaku perampokan berinisial I yang menewaskan sopir taksi online di Jalan Gurame, Pulogadung, Jakarta Timur melancarkan aksinya lantaran masalah ekonomi. I mesti melunasi utang.

Pelaku merupakan warga Kemiling, Bandar Lampung ditangkap karena membunuh sopir taksi online berinisial ABR pada Kamis, 30 April 2020. Penemuan jasad korban di Jalan Gurame, Jakarta Timur, mendadak viral.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yunus mengatakan dari hasil penangkapan I dan pengembangan, pelaku melancakan aksinya sendiri.

"Cuma satu pelakunya tunggal, inisial I," ujarnya kepada Lampost.co, Minggu, 3 Mei 2020.

Pelaku ditangkap di Jalan Taman Mini I, Pinang Ranti, Jakarta Timur, ketika hendak menjual spare part, seperti pelek dari mobil korban tersebut.

Modus yang dilakukan pelaku ketika beraksi yakni berpura-pura menjadi penumpang meminta diantarkan ke Jalan Gurame, Pulogadung. Saat dalam perjalanan untuk diantar taksi, pelaku menemukan obeng di dalam mobil tersebut dan nekat menusuk korban lalu ditinggalkan di pingir jalan. Selanjutnya mobil korban oleh pelaku dibawa kabur.

"Keterangan dari awal (motifnya) ekonomi. Dia terdesak karena istrinya baru melahirkan dan butuh uang Rp11 juta," ujarnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar