#produksikopi#kopilambar#beritalambar

Terdampak Kemarau, Produksi Kopi di Pagardewa Diprediksi Turun

( kata)
Terdampak Kemarau, Produksi Kopi di Pagardewa Diprediksi Turun
Ilustrasi. Foto: Google Images

Liwa (Lampost.co): Dampak kemarau tahun lalu menyebabkan produksi kopi petani di Kecamatan Pagardewa, Lampung Barat tahun ini diperkirakan menurun.

Kabid Perkebunan dan Peternakan Lambar Sumarlin mendampingi Kadis Agustanto Basmar mengatakan lahan perkebunan kopi yang produksinya diperkirakan mengalami penurunan karena terdampak kemarau tahun lalu itu tersebar di Kecamatan Pagardewa.

"Prediksi menurunnya produksi itu diketahui berdasarkan hasil monitoring pihaknya pada kawasan perkebunan kopi petani di lokasi tersebut diakhir Desember lalu. Dimana tanaman kopi banyak yang terlihat rusak," kata dia, Jumat, 10 Januari 2019.

Sumarlin mengatakan tanaman kopi yang terdampak kemarau itu disebabkan sebagian besar tidak memiliki pohon pelindung. Akibatnya, disaat kemarau panjang terjadi proses pembuahan menjadi terganggu dan bahkan buahnya menjadi rontok karena tidak kuat dengan teriknya matahari.

Selain karena cuaca panas, kata dia, kerusakan tanaman kopi juga karena penggunaan herbisida terlalu tinggi.

Ia mengimbau kepada petani untuk mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan menggunakan herbisida dalam membasmi rumput. Sebab penggunaan herbisida apalagi dilakukan secara berulang-ulang maka dampaknya juga akan merusak kesuburan tanah yang juga akan berdampak kepada tanaman disekitarnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar