#penipuan#asn

Terdakwa Penipuan Rekrutmen Honorer Satpol PP Lampung Dituntut 3 Tahun Penjara

( kata)
Terdakwa Penipuan Rekrutmen Honorer Satpol PP Lampung Dituntut 3 Tahun Penjara
Majelis Hakim Ismail Hidayat saat memimpin sidang tuntutan Nona Lestari yang berlangsung secara daring, Selasa, 3 Agustus 2021. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung UPT Wilayah VI Lampung Utara (Lampura), Nona Lestari (36), dituntut tiga tahun penjara. Nona didakwa melakukan penipuan rekrutmen puluhan honorer Satpol PP dan kenaikan Eselon III Bapenda Lampung.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Supriyanti menyebut, terdakwa melanggar Pasal 378 KUHP dengan total kerugian mencapai Rp571 juta.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Nona Lestari dengan pidana penjara tiga tahun," ujar JPU saat membacakan tuntutan di PN Kelas IA Bandar Lampung, Selasa, 3 Agustus 2021.

Baca: Pendaftar CPNS Diimbau Waspadai Penipuan Lulus Seleksi

 

Atas tuntutan tersebut, Nona tidak memberi tanggapan dan menyesali perbuatannya. Sidang selanjutnya dengan agenda putusan akan digelar pada 10 Agustus 2021.

"Menyesal yang mulia," katanya.

Nona mengaku uang yang didapat dari praktik penipuan itu digunakan untuk keperluan pribadi.

Majelis Hakim Ismail Hidayat meminta Nona mengembalikan uang milik para korban tersebut.

"Pulangkan uang itu, kalau ada perdamaian kan bisa dipertimbangkan," katanya.

Sebelumnya, Majelis hakim menyarankan para korban untuk mengajukan gugatan perdata, terkait kerugian. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar