#penggelapan#korupsi

Terdakwa Gunakan Posisi Manajer untuk Penggelapan Uang Rp1 Miliar

( kata)
Terdakwa Gunakan Posisi Manajer untuk Penggelapan Uang Rp1 Miliar
Terdakwa Ingot Maniur Simbolon (27), warga Pematangwangi, Tanjungsenang, Bandar Lampung, saat mengikuti sidang penggelapan. Lampost.co/Ahmad Amri

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terdakwa penggelapan uang koperasi, Ingot Maniur Simbolon(27), warga Pematangwangi, Tanjungsenang, Bandar Lampung, didakwa pasal penipuan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Kelas 1A, Bandar Lampung. Terdakwa menggelapkan uang milik Koperasi Makmur Mandiri yang merupakan tempatnya bekerja.

"Terdakwa melakukan penggelapan uang di tempatnya bekerja yakni Koperasi Makmur Mandiri senilai Rp1.032.500.000," kata Jaksa Neli Asri, Rabu, 22 Januari 2020.

Dia menjelaskan modus terdakwa menggelapkan uang dengan memanfaatkan jabatannya sebagai manajer di koperasi tersebut. "Terdakwa menggunakan jabatannya untuk melakukan pinjam fiktif atas nama anggota Koperasi Makmur Mandiri sehingga terjadi tunggakan dari 125 anggota," ujarnya.

Dia menambahkan karena adanya tunggakan  tersebut, saksi Kaverius DP Simarmata, selaku Koordinator Wilayah Lampung, melakukan pengecekan dan menemukan kebanyakan penunggak yang mengajukan pinjaman melalui terdakwa selaku manajer.

Kemudian berdasarkan hasil audit ditemukan data-data fiktif dan saksi mengklarifikasi langsung kepada terdakwa. Hal itu diakui terdakwa yang menyebutkan telah melakukan pinjaman dengan data-data fiktif yang sudah dilakukannya kurang lebih 2 tahun lamanya.

"Terdakwa telah mengambil uang koperasi dengan pengajuan pinjaman fiktif melalui bendahara saksi Hermawati, ini pinjaman lewat saja. Atas perbuatannya itu terdakwa diancam pidana sesuai Pasal 372 KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP dengan hukuman 4 tahun penjara," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar