#grab#umkm#ekbis

Terbukti Tingkatkan Kualitas Hidup, Grab Dorong Digitalisasi UMKM Bandar Lampung Lewat 5 Inisiatif #TerusUsaha

( kata)
Terbukti Tingkatkan Kualitas Hidup, Grab Dorong Digitalisasi UMKM Bandar Lampung Lewat 5 Inisiatif #TerusUsaha
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampos.co): Untuk mempercepat proses transformasi digital ratusan ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bandar Lampung memasuki era tatanan baru, aplikasi serba bisa terkemuka di Indonesia, Grab, hari ini meluncurkan program #TerusUsaha. Sebagai program yang mendukung inisiatif #BanggaBuatanIndonesia milik pemerintah, #TerusUsaha mencakup berbagai inisiatif akselerasi khusus untuk melatih dan meningkatkan keterampilan UMKM, serta iklan gratis untuk membantu mereka meningkatkan visibilitas secara online sehingga dapat meningkatkan penjualan.

Dalam penjelasan Senior Economist Tenggara Strategics Lionel Priyadi mengatakan bahwa gig workers atau pekerja lepas yang ada di dalam platform Grab membantu meningkatkan kualitas kehidupan untuk banyak pihak. Dimana dalam riset yang sudah dilakukan di Bandar Lampung sebelum adanya pandemi Covid-19, menjelaskan adanya kontribusi perekonomian yang langsung dirasakan oleh para gig workers di Bandar Lampung. 

“Kami juga melihat adanya peningkatan 10% dari kualitas hidup para pekerja informal setelah memanfaatkan teknologi Grab. Masyarakat di sekitar juga tetap merasa terbantu dalam hal-hal lainnya terlebih saat mereka harus di rumah akibat wabah Covid-19. Sistem digital ini juga yang akan menyiapkan para gig workers untuk menyambut era tatanan hidup baru,” kata dia pada acara peluncuran Program #TerusUsaha untuk Digitalisasi UMKM Bandarlampung, Selasa, 14 Juli 2020.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pertumbuhan bisnis penjualan di Bandar Lampung sebesar 57% yang dirasakan mitra merchant GrabFood, didapatkan tanpa tambahan investasi oleh 17% responden yang disurvei.

“Hadirnya teknologi GrabFood menginspirasi dan melalui usaha, dimana sebanyak 14% menggunakan GrabFood ketika memulai bisnis,” ujar dia.

Hal serupa diungkapkan oleh Head of West Indonesia, Grab Indonesia, Richard Aditya yang mengajak UMKM Bandar Lampung untuk merangkul teknologi agar tidak tertinggal dalam era digital.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian berbagai kota di Indonesia dan Grab ingin membantu para UMKM ini berkembang lebih maju dengan meningkatkan daya saing mereka di pasaran. Program #TerusUsaha ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang GrabForGood yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati manfaat positif dari teknologi kami yang inklusif,” ungkap dia.

Dalam rangkaian program #TerusUsaha di Bandar Lampung cukup beragam meliputi iklan gratis dengan tujuan membantu puluhan ribu UMKM untuk meningkatkan visibilitas online dan meningkatkan penjualan melalui penyediaan iklan gratis khusus pada laman utama aplikasi. Grab juga Memberikan Pelatihan Keterampilan Microsite khusus www.grabforgood.id, diperuntukan khusus bagi jutaan UMKM untuk mencari tips terkait pengembangan bisnisnya, inspirasi dan konsultasi dengan berbagai bisnis kecil yang sukses.

Selan itu, tersedia juga layanan Program “Grab Akselerator UMKM” yang bermitra dengan organisasi nirlaba, Sahabat UMKM, dalam menyediakan program pelatihan dan dukungan bagi pemilik usaha kecil di Bandarlampung. Tak ketinggalan Grab hadirkan Aplikasi GrabMerchant yang dapat diunduh untuk mendaftarkan menjadi merchant GrabFood dan GrabMart secara mandiri. Aplikasi ini membantu UMKM untuk mendigitalisasi operasional mereka secara menyeluruh, memasukkan profil karyawan, berbelanja barang-barang keperluan, membuat iklan, hingga mendapatkan laporan penjualan dengan mudah dalam satu aplikasi. 

Serta Grab juga menghadirkan inisiatif untuk membantu masyarakat yang mata pencahariannya terdampak akibat Covid-19, untuk bergabung sebagai agen individu GrabKios dan mendapatkan penghasilan tambahan. Mereka bisa menawarkan produk finansial dan digital seperti pengiriman uang, pembelian produk asuransi mikro, pembayaran tagihan, dan pulsa melalui aplikasi GrabKios kepada 170 juta masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses perbankan. Individu yang tertarik hanya perlu mengunduh aplikasi GrabKios untuk mendaftar.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar