#Lampung#Menggala#Tengkorak#Bunuhdiri#Tewas

Tengkorak Manusia di Perkebunan Tebu Diduga Korban Bunuh Diri

( kata)
Tengkorak Manusia di Perkebunan Tebu Diduga Korban Bunuh Diri
Kanit Polsek Denteteladas Bripka Faisal saat menunjukan barang bukti sarung yang terikat di pohon di seputar lokasi penemuan tengkorak manusia.

MENGGALA (Lampost.co) -- Polsek Denteteladas menduga tengkorak manusia yang ditemukan di areal perkebunan tebu KM 63 PT Indolampung Perkasa (ILP), Kecamatan Gedungmeneng, Tulangbawang merupakan korban bunuh diri.

Spekulasi itu muncul, lantaran polisi menemukan kain sarung tergantung di atas pohon setinggi tiga meter tidak jauh dari lokasi penemuan tengkorak tersebut.

Baca juga: Pekerja PT ILP Temukan Tengkorak Manusia di Perkebunan Tebu

Kain sarung berwarna hijau dengan motif kotak-kotak diduga menjadi alat untuk mengakhiri hidup. Tengkorak manusia itu diduga telah meninggal dunia sejak satu tahun lalu.

"Diduga korban bunuh diri, karena ditemukan sarung diatas pohon tidak jauh dari lokasi tengkorak itu," kata Kapolsek Denteteladas AKP Rohmadi melalui Kanit Reskrim Bripka Faisal tanpa menyebutkan nama pohon yang dimaksud, Senin 21 Oktober 2019.

Faisal menjelaskan, saat pertama kali ditemukan hanya beberapa potongan kerangka saja yang ditemukan dan sudah terpencar. 

"Kondisi tengkorak manusia itu sudah dalam keadaan tidak utuh. Kayak-kayaknya dibawa hewan liar gitu. Disana cuman ada tulang kepalanya dan tulang pahanya udah enggak utuh dia," tambahnya.

Disinggung soal diseputaran lokasi penemuan tengkorak nampak terlihat bekas lahapan api. Faisal menyatakan, jika lokasi penemuan barang bukti sarung yang diduga digunakan korban mengakhiri hidupnya berada di lokasi berbeda dengan lokasi penemuan tengkorak kepala.

"Sarungnya kan di atas, yang terbakar kan di bawah. Lokasi ditemukan sarung itu, enggak terbakar amat deket rawa-rawa juga," ujar dia.

Dia menambahkan, saat ini tengkorak manusia yang belum diketahui identitasnya telah dimakamkan. Setelah sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Pasiranjaya. Namun hingga senin siang, kata dia, belum ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga. 

"Dimakamin di pemakaman umum Kampung Pendowoasri, Kecamatan Dentetaladas," ujar dia.

 

Ferdi Irwanda

Berita Terkait

Komentar