#PBB

Telat Lunasi PBB, Tiga Kecamatan di Lambar Didenda 2 Persen

( kata)
Telat Lunasi PBB, Tiga Kecamatan di Lambar Didenda 2 Persen
Ilustrasi. (Dok. Lampost.co)

LIWA (Lampost.co) --Tiga kecamatan di Lampung Barat akan dikenakan denda sebesar 2% per bulan, lantaran tidak dapat melunasi PBB-P2 hingga jatuh tempo setelah diperpanjang selama satu bulan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Lampung Barat Daman Nasir mengatakan, masa penagihan PBB-P2 sebenarnya telah berakhir pada 30 September lalu. Namun beberapa kecamatan belum lunas sehingga diberikan perpanjangan masa penagihan selama satu bulan berdasarkan usulan kecamatan.

"Akan tetapi, sampai masa tempo penagihan perpanjangan itu selesai pada 31 Oktober lalu ternyata tiga kecamatan belum juga lunas. Sehingga terhitung sejak November ini ketiga kecamatan itu akan dikenakan denda sebesar 2% per bulan," ujarnya, Senin 4 November 2019.

Tiga kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Sukau dari target sebesar Rp206,297 juta baru terealisasi Rp178,018 juta (86,29%), masih ada sisa tagihan sebesar Rp28,278 juta. Lalu,Kecamatan Bandarnegeri Suoh baru terealisasi Rp431,508 juta (78,94%) dari target Rp546,612 juta, masih ada sisa tagihan sebesar Rp115,104 juta, serta Kecamatan Suoh dari target Rp290,193 juta baru terealisasi Rp230,620 (79,47%), masih ada sisa Rp59,573 juta.

Daman berharap dan mengimbau agar kecamatan yang belum melunasi PBB itu untuk segera melunasi kewajibanya apalagi saat ini sudah mendekati akhir tahun. Jangan sampai tagihan tahun ini menjadi piutang di 2020 mendatang.

Winarko



Berita Terkait



Komentar