#EKONOMISYARIAH#SYARIAHCORNER

Teknologi Digital Mengubah Arah Industri dan Pemasaran

( kata)
Teknologi Digital Mengubah Arah Industri dan Pemasaran
Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kemajuan teknologi digital telah mengubah banyak hal, termasuk mengubah arah industri dan pemasarannya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung, Nairobi, mengatakan bahwa dari 1980 digitalisasi berubah sangat cepat. Mulai dari 1G, 2G, 3G, 4G dan saat ini merambah 5G.

"Revolusi ini mengajak untuk bergerak cepat, meski Indonesia dirasa masih tertinggal jauh dengan negara lain," kata Nairobi dalam acara Syariah Corner Metro TV Lampung bertemakan Sumatera Go Ekonomi Digital, Kamis, 15 April 2021.

Ia berharap kecepatan teknologi membuat antarperorangan dan institusi menjadi efisien. Dengan demikian, produksi juga bisa efektif. 

Nairobi menyatakan ekonomi digital bisa menyatukan Sumatera jika dikaitkan dengan adanya jalan tol yakni penghubung jalan untuk meningkatkan ekonomi.

"Bahkan tak hanya Sumatera, tapi global, karena Sumatera ini akan menyambungkan ekonomi secara global. Dan kami harapkan pulau ini jadi koridor berjalannya dengan internet, transportasi, infrastruktur akan berjalan dengan baik," ujarnya.

Nairobi juga menjelaskan keuntungan pemasaran secara digital adalah tidak dibatasi akses wilayah. Menurutnya dalam menjalankan program digitalisasi, pemerintah harus punya koridor. Inovasi dan kreativitas menjadi kunci. 

"Inovasi dapat dibangun melalui digitalisasi. Produsen dan konsumen akan mendapatkan keuntungan dan nilai tambah," katanya.

Nairobi menjelaskan program Smart Village adalah suatu kebijakan baik, yang menggabungkan pemerintah desa, ekonomi kreatif, dan inkubasi.

"Digitalisasi akan membantu hal ini. Namun, pemerintah diharapkan bangun internet mandiri, pemerintah harus perhatikan daerah minim jaringan internet," ujarnya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar