ingatpesanibupakaimaskercucitanganjagajarak

Tekan Penularan Covid-19, Polres Metro Bentuk Tim Covid Hunter

( kata)
Tekan Penularan Covid-19, Polres Metro Bentuk Tim Covid Hunter
Kapolres Metro AKBP Retno Priharwati. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Polres Metro membentuk Tim Covid Hunter untuk menekan penambahan pasien Covid-19 di Kota Metro. Tim Covid Hunter ini terdiri dari tim Scorpion dan Sabhara yang aktivitasnya melakukan Operasi Yustisi, namun lebih bersifat mobile link yang dapat menjangkau hingga ke pelosok-pelosok daerah wilayah Kota Metro.

Selain melakukan sosialisasi dan mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan berupa memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan (3M) pergerakan tim Covid Hunter ini dilakukan siang dan juga malam hari.

Kapolres Metro AKBP Retno Priharwati mengatakan pihaknya telah membuat tim gabungan yang terdiri dari tim Scorpion dan Sabhara yang melakukan mobilitas hingga ke pelosok-pelosok Kota Metro.

"Kita punya satu tim gabungan lagi yaitu Covid Hunter, selain melakukan hunting mereka juga mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan," kata dia, Minggu, 11 Oktober 2020.

"Mereka biasanya bergerak hanya malam hari, namun sekarang ini si siang hari pun kita gerakan. Pergerakannya yang fleksibel, baik di jalan utama maupun pelosok-pelosok seputar Kota Metro," ujar dia.

Dia menambahkan, tim Covid Hunter yang dengan 10 hingga 15 personil yang turun kerap menemukan pelanggar Perwali nomor 39.

"Yang mendominasi pelanggaran tidak memakai masker. Paling banyak kita temukan itu daerah Metro Pusat kemudian juga di daerah Metro Timur, kalau di sana memang lokasi perkampusan. Banyak yang tidak sadar untuk menggunakan masker," tambahnya.

Selain melakukan mobilitas di tempat keramaian, Tim Covid Hunter juga kerap melakukan pengecekan kegiatan yang sifatnya di dalam ruangan. Dengan mengimbau agar pengunjung gedung hanya di isi dengan 50 persen dari kapasitas gedung tersebut. 

Satgas Covid-19 baru-baru ini mengampanyekan #ingatpesanibu. Pemerintah berharap kampanye ingat pesan ibu efektif mengajak masyarakat disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar