#DBD

Tekan DBD, Puskesmas Palas Lakukan Fogging di Sukaraja

( kata)
Tekan DBD, Puskesmas Palas Lakukan Fogging di Sukaraja
Petugas Puskesmas Rawat Jalan Palas, Lampung Selatan saat melakukan fogging di Desa Sukaraja, Selasa 20 Aprip 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Rawat Jalan kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, melakukan fogging atau pengasapan di Dusun Bandarejo, Rt/Rw 002/005, Desa Sukaraja. Fogging ini untuk menekan kasus demam berdarah dengue (DBD) di daerah tersebut.

Pemegang Program DBD UPTD Puskesmas Rawat Jalan (PRJ) Kecamatan Palas, Joko Prihanto mengatakan pihaknya melakukan fogging tersebut lantaran munculnya satu Kasus demam berdarah dengue (DBD).

"Karena sudah ditemukan jentik dan suaminya kemaren juga mengalami demam dan badan pegel linu serta disekitar rumah pasien banyak anak-anak yang resiko tinggi untuk tertular. Untuk itu, kami lakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran nyamuk Aedes Aegypti," kata dia, Selasa, 20 April 2021.

Meski difogging, kata Joko, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Untuk itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan pola hidup bersih dengan cara tiga M yakni, menguras bak mandi, menimbun kaleng bekas dan menutup penampungan air. Lalu, tidak mengantung pakaian di kamar dan membersihkan saluran pembuangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk terus  membersihkan lingkungan. Waspadai air menggenang saat hujan, sebab bisa menjadi berkembangnya nyamuk aedes,” ujar dia.

Dia mengatakan Fogging atau pengasapan bukanlah satu-satunya cara efektif memberantas penyebaran wabah DBD yang marak saat perubahan musim.  Untuk itu, peran masyarakat sangat dibutuhkan dengan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Jadi, fogging atau pengasapan belum cukup efektif. Sebab, itu hanya mematikan nyamuk dewasa sedangkan telur dan larva. Sementara nyamuk terus berkembang biak," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar