#kesehatan#dbd#fogging#beritalampung#lamtim

Tekan DBD ,Dinas Kesehatan Lamtim Rutin Lakukan Fogging

( kata)
Tekan DBD ,Dinas Kesehatan Lamtim Rutin Lakukan Fogging
Ilustrasi. (Dok.Lampost.co)


SUKADANA (Lampost.co)-– inas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur, melalui Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) lakukan penyemprotan (fogging) untuk menanggulangi serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Terakhir fogging baru saja dilakukan pada Selasa (16/10), di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, dimana terdapat empat warga yang positif diserang DBD.

Fogging dilakukan di Desa Pugung Raharjo itu, berarti sejak Januari hingga pertengahan Oktober 2018, pihak Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P sudah melakukan total 25 kali fogging di sekitar lokasi kediaman penderita DBD  di sejumlah wilayah kecamatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim, Syamsu Rizal, kepada lampost.co, Rabu (17/10/2018) menjelaskan, DBD merupakan salah satu jenis penyakit cukup berbahaya. Pasalnya selain mudah sekali menular melalui gigitan nyamuk aedes aegypty, penyakit itu juga bisa mematikan jika tak ditangani secara serius.

Di wilayah Kabupaten Lamtim lanjut Rizal, sejak  Januari hingga Rabu (10/10/2018) tercatat total sudah 105 orang warga Lamtim yang positif diserang penyakit DBD. Ke 105 orang warga yang diserang penyakit DBD itu sebagian besar terkonsentrasi pada sejumlah kecamatan yang memang endemis penyakit DBD seperti Pekalongan, Sekampung Udik, Labuhan Maringgai, Raman Utara, dan lain-lain.

Meski serangan penyakit berbahaya tersebut terhitung belum begitu mengkhawatirkan lanjut Rizal, namun pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim melalui Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) tetap tidak mau ambil resiko.

Sehingga setiap kali menerima laporan adanya warga yang positif terserang penyakit DBD, Dinas Kesehatan segera menerjunkan sejumlah personil dari Bidang P2P  untuk melakukan foging di sekitar lokasi tempat tinggal penderita. Terakhir foging di lakukan pada Selasa (16/10/2018), di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, dimana terdapat empat warga yang diserang penyakit DBD.

Djoni Hartawan Jaya







Berita Terkait



Komentar