#lalulintas#flyover#infrastruktur

Tata Kelola Lalu Lintas Kota Diminta Aman dan Tepat Sasaran

( kata)
Tata Kelola Lalu Lintas Kota Diminta Aman dan Tepat Sasaran
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo. Lampost.co/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perhubungan Provinsi Lampung meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk benar-benar memperhatikan tata kelola lalu lintas yang aman dan tepat sasaran. Pembangunan boleh dilakukan tetapi tetap mengedepankan faktor keamanan, kenyamanan, dan keindahan serta aspek sustainability (berkelanjutan).

Sebelumnya, Senin, 13 Juli 2020, Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Sigit Irfansyah dan jajaran stakeholder di Provinsi Lampung melakukan rapat pembahasan rencana pembangunan fly over di Jalan Sultan Agung Bandar Lampung di Kantor Bappeda Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo berharap tata kelola lalu lintas di Kota Bandar Lampung harus lebih bagus. Apalagi di sekitar Mal Boemi Kedaton (MBK) merupakan kawasan terpadu. Namun, ternyata pembangunan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung dijadikan spot-spot.

"Maka kita siasati manjemen lalu lintasnya. Bila ada fly over melalui perlintasan kereta api, maka perlintasan dibawahnya harus ditutup total. Sehingga orang berlalu lalang lewat jalur fly over di atas," katanya, Selasa, 14 Juli 2020.

Menurutnya sosialisasi harus terus dilakukan sehingga bila ada penutupan jalur harus diatur betul dengan menyiapkan rambu-rambu dan petunjuk lalu lintas, agar masyarakat bisa jelas. Kemudian dokumen analisis dampak lingkungan (amdal), analisis dampak lalu lintas (andalalin), dan izin perlintasan kereta api yang sedang diproses di Dirjen Perkeretaapian harus dilengkapi secara serius.

"Jangan sampai malah jadi crouded. Apalagi kalau weekend, harus diperhatikan betul jangan sampai masyarakat muter-muter. Jalur MBK, Transmart, dan tol jadi kesatuan untuk masuk ke kota. Mudah-mudahan catatan-catatan menjadi penting untuk kota. Jangan nantinya pembangunan enggak sampai ke sasaran. Sayang uang kebuang tapi tak tepat sasaran," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar