#sewarumahdinas#beritalambar#paripurna

Tarif Sewa Rumah Dinas Pemkab Lambar Diusulkan Naik

( kata)
Tarif Sewa Rumah Dinas Pemkab Lambar Diusulkan Naik
Hearing Pansus DPRD Lambar dengan OPD terkait perubahan Perda retribusi jasa umum. Lampost.co/Eliyah

LIWA (Lampost.co) -- Pansus DPRD Lampung Barat yang membahas revisi Perda tentang retribusi jasa umum di wilayah itu, Selasa 29 Oktober 2019 meminta agar sewa rumah dinas milik Pemkab Lambar tersebut dinaikan.

Usulan itu salahsatunya disampaikan Ismun Zani yang juga selaku ketua Pansus. Ismun beralasan jika besaran sewa rumah dinas Pemkab saat ini sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang ini. Sewa rumah dinas hanya Rp150 ribu untuk tipe 70 dan Rp100 ribu untuk tipe 54 itu jelas-jelas sangat rendah dan sudah seharusnya dinaikan, sekaligus sebagai upaya untuk menambah PAD.

"Mana ada lagi sewa rumah tipe 70 hanya dikenakan sebesar Rp150 ribu/bulan, sewa rumah tipe 54 hanya sebesar Rp100 ribu/bulan dan seterusnya," kata Ismun saat memimpin hearing Pansus bersama OPD terkait revisi Perda retribusi jasa umum.

Untuk itu Ismun mengusulkan agar sewa rumah dinas tipe 70 sebanyak 8 unit yang digunakan kepala-kepala dinas itu dinaikan menjadi Rp200 ribu/bulan dan tipe 54 dinaikan menjadi Rp150 ribu/bulan. 

Usulan itu dikarenakan rumah tipe 70 dan tipe 54 itu cukup besar dan terdiri beberapa kamar dan fasilitasnya juga lengkap. Usulan kenaikan itu menurutnya,  juga masih pada angka yang sangat rendah dan tidak akan memberatkan bagi penggunanya.

Menanggapi hal itu, kepala BPKD Lambar Daman Nasir, mengatakan Pemkab Lambar memilki rumah dinas untuk  pegawai yang tersebar di barak atas sekitar perumahan bupati dan barak sekitar kantor Pemkab.

Rumah dinas tipe 100 hanya 1 yaitu rumah dinas sekda. Kemudian rumah dinas tipe 70 sebanyak 8 unit sedangkan selebihnya tipe 54 dan 32.

Sewa rumah dinas yang tarifnya masih rendah yang selama ini tidak dinaikan adalah karena bentuk perhatian Pemkab serta untuk kesejahtraaan para pegawai.

Karena itu, ia meminta jika hal itu dinaikan maka untuk sewa rumah dinas tipe 54 agar dipertimbangkan kembali karena pemakainya banyak guru.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar