Tappingboxbandarlampung

Target Pemasangan Tapping Box 2020 Capai 100 Persen

( kata)
Target Pemasangan Tapping Box 2020 Capai 100 Persen
Tapping box. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Target pemasangan alat perekam transaksi (tapping box) di Bandar Lampung sampai menjelang akhir tahun tercapai 100 persen.  

Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengawasan dan Pengendalian, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung, Ferry Budhiman mengatakan 500 unit tapping box 100% terpasang di tempat usaha, seperti tempat hiburan, restoran, hotel dan tempat parkir. 

Seluruhnya mulai diberlakukan pemasangan alat perekam transaksi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pada sektor pajak. Selanjutnya tim BPPRD melakukan pengawasan rutin setiap hari di jam kerja dalam pemakaian alat yang disarankan KPK tersebut. 

"Setiap hari tim mengecek ke lapangan untuk mengetahui juga jika ada kendala atau bahkan ditemukan alat yang tidak dipakai. Jika ditemukan kami kasih teguran dan jika alatnya rusak akan diperbaiki," ujar Feri, Jumat, 25 Desember 2020. 

Dia mengaku, dalam mensosialisasikan tapping box kepada pengusaha ditemukan berbagai kendala, seperti lalainya tempat usaha dalam pemakaian. "Ada juga alat dipakai saat pengawasan datang saja dan ketika tim pergi alat di lepas. Padahal kami tetap tahu, karena ada pengawasan di kantor," kata dia. 

Selain itu pemasangan alat itu sempat terjadi penolakan. "Ada salah satu gerai Bakso Sony tidak mau dipasang. Kalau yang lain Alhamdulillah mendukung. Untuk yang tidak mau pasang kami beri pemahaman jika ini program KPK dan hasilnya juga untuk pembangunan kota," ujarnya. 

Di 2021, lanjut dia, pihaknya akan terus menambah pemasangannya. Namun, dia belum mengetahui secara pasti jumlah yang akan diadakan.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar