narkobasabuganjabakauheni

Tangkap 15 Penyelundup Narkoba, Polres Lamsel Selamatkan 210 Ribu Jiwa

( kata)
Tangkap 15 Penyelundup Narkoba, Polres Lamsel Selamatkan 210 Ribu Jiwa
Para pelaku penyelundupan narkoba yang berhasil di tangkap Polres Lamsel. Lampost /Perdhana


KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak 15 orang pelaku penyelundupan berbagai macam jenis narkoba berhasil ditangkap Polres Lampung Selatan dalam kurun waktu sebulan. Narkoba yang berhasil diungkap selama Oktober 2020 itu, diantaranya daun ganja kering seberat 80kg, sabu 36kg, dan 2.500 pil ekstasi.

Berdasarkan jumlah tangkapan berbagai macam jenis narkoba tersebut, maka sebanyak 210.000 masyarakat khususnya generasi muda yang terselamatkan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Alkazar Nasution menjelaskan para pelaku yang berhasil diamankan memiliki peran masing-masing. "Pelaku terdiri dari kurir dan penerima narkoba," kata dia, saat press rilis di Mapolres setempat, Sabtu 31 Oktober 2020.

Sebagian pelaku penyelundupan berhasil ditangkap di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni dan sebagainya lagi hasil pengembangan.

"Sebagian di Bakauheni dan sisanya hasil pengembangan," kata dia.

Kasat Resnarkoba Polres Lampung Selatan AKP Abadi mengatakan penyelundupan daun ganja kering seberat 60kg, berhasil amankan empat pelaku hasil pengembangan di berbagai tempat di Jakarta, Selasa 6 Oktober 2020.

"Daun ganja di kirim menggunakan jasa Pos Logistik Indonesia," ujarnya.

Untuk penyelundupan daun ganja kering kedua seberat 20kg, dibawa seorang pelaku dengan menumpang bus Simpati Star BL-7761-AA, Kamis 15 Oktober 2020, sekitar pukul 00.30.

"Hasil pengembangan berhasil amankan satu pelaku di Bekasi," ujarnya.

Sedangkan penyelundupan sabu pertama seberat 12kg  yang di sembunyikan di sebagian lantai bagian depan mobil Toyota Avanza DD-1099-KV dan sebagian di dalam ban serep, Selasa 13 Oktober 2020, sekitar pukul 11.30.

"Satu kurir diamankan di Bakauheni dan pengembangan dua orang penerima barang," ujarnya.

Di hari yang sama, berhasil ungkap penyelundupan 7kg sabu dan 2.500 butir pil ekstasi yang dibawa pelaku dengan cara menumpang bus Sari Mustika H-1694-CA.

"Barang terlarang di simpan dalam tas ransel yang di sembunyikan di bawah jok bus yang di tumpanginya," katanya.

Selanjutnya penyelundupan sabu 11kg berhasil meringkus tiga pelaku dan penyelundupan 6kg sabu berhasil diamankan 2 orang pelaku. "Dua diringkus di Bakauheni dan sisanya hasil pengembangan," kata dia.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku di jerat dengan pasal 112 junto Pasal 114 junto pasal 132 UU RI 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan paling singkat 5 tahun penjara.

Winarko







Berita Terkait



Komentar