DAKProyek

Tanggapan Bappeda Lamsel Soal Penghentian Pengadaan Barang dan Jasa

( kata)
Tanggapan Bappeda Lamsel Soal Penghentian Pengadaan Barang dan Jasa
Ilustrasi. Google Images

Kalianda (Lampost.co) -- Kementerian Keuangan menerbitkan surat kepada seluruh kepada daerah berisi pengunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari APBN 2020. Dalam surat dengan nomor S.247/MK.07/2020 yang terbit pada 27 Maret 2020 tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta seluruh proses pengadaan barang dan jasa dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik yang bersumber dari APBN 2020 dihentikan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan Wahidin Amin, ketika dimintai tanggapanya, Rabu, 1 April 2020, menyatakan, pihaknya akan mengikuti kebijakan nasional tersebut. Hal itu untuk mendahulukan penanganan Covid 19.

"Ya, harus kita ikuti, untuk kepentingan utama yang lebih mendesak terkait covid 19. Kita tidak berbicara dampaknya. Tidak etis kalau untuk saat ini dilaksanakan pengadaan barang dan jasa. Sementara, kita masih melakukan penanganan covid 19," katanya.

Sementara Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, mengatakan pengadaan barang dan jasa dari DAK yang bersumber dari APBN di Lamsel belum dilaksanakan. 

"Jadi, belum ada yang melaksanakan. Kalau sudah tentunya ada kontraknya. Anggaran DAK dari APBN akan dialihkan kemana, kita juga belum tahu," katanya.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar