#bps#ntp#petani#beritalampung#ekbis

Tanaman Pangan Sumbang NTP Terbesar

( kata)
Tanaman Pangan Sumbang NTP Terbesar
Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum di kantor BPS, Jumat. Lampost.co/Effran Kurniawan


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum mengatakan NTP tertinggi disumbangkan dari sektor tanaman pangan, seperti gabah, ubi jalar, dan perikanan budi daya. Sementara penurunan harga besar terjadi pada cabai, sayuran, kelapa, kopi, kakao, ternak kecil, unggas, telur ayam, dan beberapa jenis perikanan tangkap. "Subsektor pertanian tanaman pangan secara umum naik 0,43%," ujarnya.

Khusus pada kenaikan gabah di tingkat petani, lanjutnya, terjadi hingga 1,46% dari Rp5.320 per kilogram (kg) menjadi Rp5.398 per kg. Begitu pula harga gabah di tingkat penggilingan yang melonjak sebesar 1,44% dari Rp5.405 per kg menjadi Rp5.483 per kg.

Berita terkait:

Turun, NTP Lampung Masih Tertinggi Se-Sumatera

Menurutnya, harga tertinggi di tingkat petani itu mencapai Rp6.100 per kg dengan varietas Ciherang asal Pringsewu. Sementara harga terendahnya mencapai Rp4.700 per kg asal Lampung Selatan. Namun, harga tersebut masih berada di atas harga pembelian pemerintah yaitu Rp3.700.

"Sementara di tingkat penggilingan harga gabah tertinggi Rp6.150 per kg yang berasal dari Pringsewu, sedangkan harga terendahnya Rp4.750 dari Lampung Selatan," katanya.

Effran Kurniawan*







Berita Terkait



Komentar