#limbah#pencemaran

Tambak Udang tanpa Izin di Pesisir Barat akan Ditutup Paksa

( kata)
Tambak Udang tanpa Izin di Pesisir Barat akan Ditutup Paksa
Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pesisir Barat. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat akan kembali menertibkan tambak udang yang masih beroperasi di luar zonasi wilayah budidaya air tawar. Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ditetapkan Pemkab, usaha tambak udang hanya di Kecamatan Ngaras dan Bangkunat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pesisir Barat, Husni Aripin menjelaskan, Pemkab menutup seluruh usaha tambak udang yang berada di luar Kecamatan Ngaras dan Bangkunat. Saat ini ada sebanyak 12 lokasi perusahaan tambak yang beroperasi di dua kecamatan tersebut. 

"Kalau masalah pencemaran laut, saya tidak bicara yang di Kecamatan Lemong. Pencemaran di Kecamatan Lemong sudah kami lakukan pembinaan," kata Husni, Selasa, 21 September 2021.

Baca: Laut Pesisir Barat Tercemar Limbah Tambak Udang

 

Husni meyakinkan, tidak ditemukan kasus pencemaran laut yang bersumber dari usaha tambak di Ngaras dan Bangkunat. 

"Kami sudah menutup tambak di luar dua wilayah itu. Kalaupun masih ada dan mencemari laut, itu mungkin dari oknum," kata dia.  

Pemkab, kata dia, sudah mentup tujuh tambak yang beroperasi di zonasi terlarang. Yakni, di Kecamatan Lemong, Pesisir Selatan, dan Ngambur. 

"Kami akan segera kembali turun ke lapangan," kata Husni. 

Pihaknya mengimbau kepada perusahaan tambak udang yang ada di kabupaten itu untuk mematuhi aturan.

"Dalam hal pengelolaan tambak, mereka harus mematuhi aturan yang ada. Termasuk di dalamnya adalah pengolahan limbah melalui penerbitan surat IPAL dan Amdal," kata dia.

Sementara itu, Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Barat, Cahyadi mengatakan, pihaknya akan segera menutup dan menyegel tambak udang yang masih beroperasi tanpa izin. 

"Kami melakukan penegakkan Perda menutup menyegel tambak udang yang masih  beroperasi tanpa izin," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar