#taman#sehati#beritatubaba

Taman Sehati Pulungkencana Tak Pernah Sepi

( kata)
Taman Sehati Pulungkencana Tak Pernah Sepi
Lampost.co/ Ahmad Sobirin

PANARAGAN (Lampost.co)-- Pemerintah daerah kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) sadar akan kebutuhan rekreasi bagi warganya, dengan membangun Taman bermain sehati ibu dan anak di dua lokasi yakni Tiyuh Pulungkencana dan Panaragan Jaya kecamatan Tulangbawang tengah. 
 
Taman ini dibangun pada tahun 2015 silam dan dirawat dengan asri oleh dinas terkait. Taman ini cocok untuk anak-anak karena dilengkapi dengan berbagai wahana permainan seperti ayunan, jungkat-jungkit, gazebo serta tersedia jajanan pasar. 
 
Selain anak-anak, para remaja bisa memanfaatkan fasilitas jaringan WiFi gratis, cukup dengan memasukkan sandi yang Tubaba_top dengan username Pemda_tubaba. 
 
Poniman, warga Pulungkencana rutin mengajak cucu laki-lakinya bermain di tempat ini. "Hampir setiap sore mas cucu saya ngajak kesini, selain tempatnya nyaman banyak permainan yang bisa menghibur mereka agar tidak rewel," ujarnya, Selasa (26/3/2019). 
 
Poniman mengatakan setiap hari Minggu, Kamis dan hari libur, kedua taman ini menjadi serbuan warga untuk berekreasi melepas penat dari kesibukan mereka sehari-hari. 
 
"Setiap pasaran Pulungkencana hari Minggu dan Kamis, tempat ini selalu ramai, hingga kesulitan untuk mencari tempat," kata dia. 
 
Selain Poniman, sore itu juga dijumpai, beberapa warga yang sedang asik berada di gazebo taman dan beberapa remaja yang saling bercengkrama dengan rekan seusianya. 
 
"Tadi dari kantor ada teman yang ngajak ketemuan disini, iseng cari suasana yang nyaman sambil ngopi dan bahas kerjaan," kata Wahyu, warga Candra jaya. 
 
Abdul Sani, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Tulangbawang Barat mengatakan, perawatan keindahan kedua taman itu menjadi tanggungjawab dinasnya. "Kami berharap kepada pengunjung untuk dapat menjaganya," ujarnya. 
 
Untuk merawat sejumlah destinasi wisata tersebut, pihak dinas perumahan kawasan permukiman dan pertanahan melibatkan pekerja honorer sebanyak 25 orang setiap hari. 
 

Ahmad Sobirin



Berita Terkait



Komentar