#kpk#unila

Tak Terlibat Suap, Sumbangan Bupati Lamtim Murni untuk Gedung LNC

( kata)
Tak Terlibat Suap, Sumbangan Bupati Lamtim Murni untuk Gedung LNC
Penasehat hukum Rektor Nonaktif Unila, Karomani, Ahmad Handoko. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penasehat hukum Rektor Nonaktif Unila, Karomani, Ahmad Handoko, menilai Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo, tidak terlibat dalam kasus suap penerimaan mahasiswa baru Unila 2022.

Hal itu membantah bukti yang ditampilkan jaksa KPK menampilkan daftar donatur gedung Lampung Nahyidin Center (LNC). 

Dalam daftar tertulis 40 nama dari berbagai tokoh dan kepala daerah, termasuk Bupati Lamtim, Dawam Rahardjo. 

Ahmad Handoko mengatakan Bupati Lamtim tidak pernah menitipkan masuknya mahasiswa baru. Namun, Dawam memberikan sumbangan murni untuk berpartisipasi dalam pembangunan gedung LNC. 

"Kalau Bupati Lamtim dijelaskan dalam fakta persidangan, baik keterangan Prof Karomani dan saksi lainya, Bupati Lamtim memang terdaftar menyumbang, tetapi tidak ada kaitannya dengan penerimaan mahasiswa baru," kata dia.

Sebab, sumber dana utama pembangunan gedung LNC bukan hanya dari mahasiswa yang dinyatakan lulus. Namun, ada pihak-pihak lain yang tidak ada kaitannya dengan penerimaan mahasiswa baru, salah satunya Bupati Lamtim.

"Jadi masuknya nama beliau dalam daftar penyumbang gedung tidak ada kaitannya dengan perkara ini," ujarnya.

 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar