#pajak#pkb#beritalamsel#beritalampung

Terlilit Pajak, Pengelola Parkir Bandara Lampung Mundur

( kata)
Terlilit Pajak, Pengelola Parkir Bandara Lampung Mundur
Foto. Dok.

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- PT HMA, pihak ketiga yang mengelola parkir Bandar Udara Radin Inten II Lampung mundur. Mereka tak mampu membayar pajak sebesar 30% yang dibebankan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Kendati mundur, toh PT HMA tak bisa lari dari tanggung jawab. KPK menyatakan perusahaan tetap harus membayar tunggakan pajak dari pengelolaan parkir yang sudah berjalan.

"Tetap harus bayar. Nanti kita monitor. Kalau Pemkab Lampung Selatan minta bantu supervisi, kita sambangi lagi, kan kita fungsi trigger," ujar Anggota Satuan Tugas Koordinator Supervisi Pencegahan (Satgas Korsupgah) Wilayah III Friesmount Wongso kepada Lampung Post, Kamis, 15 Agustus 2019.

Sepeninggal PT HMA ada kabar pengelolaan Bandara Radin Inten II sementara dikelola Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Perhubungan. "Kalau dikelola pihak BLU tak dikenakan pajak," kata dia.

Berita terkait:

Ini Komentar Pihak Bandara Radin Inten II Soal Pajak 30 Persen

Ditanya Soal Pajak Parkir Bandara, Ini Respon PT HMA

"Tapi bakal kita awasi. Kita monitor. Teman-teman media juga bisa bantu, kalau-kalau cuma akal-akalan aja, tapi tetap jalan pengelolaannya sama PT sebelumnya. Lagian kan, di PT HMA itu ada dari mantan pejabat Pemprov. Ya kita awasi," katanya

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar