koronawabahkoronacoronavirus

Tak Lagi Imbauan, Pelanggar Protokol Kesehatan di Lamsel Akan Ditindak

( kata)
Tak Lagi Imbauan, Pelanggar Protokol Kesehatan di Lamsel Akan Ditindak
Ilustrasi. Dok. MI


KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan mengambil langkah tegas dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19, yakni tidak lagi melakukan sosialisasi, melainkan langsung berupa penindakan. Selain itu, mengaktifkan seluruh Tim Satgas Penanganan Covid -19 baik di Kecamatan dan Desa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan M.Darmawan mengatakan, saat ini tidak lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, pihaknya akan melakukan penindakan terhadap masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan.

Baca juga: Lampung Selatan Masuk Zona Oranye Covid-19

"Sebab, sekarang banyak masyarakat yang lalai terhadap protokol kesehatan," kata dia, Selasa, 24 November 2020.

Menurutnya, untuk tindakan saat ini sifatnya masif. Maka, sudah banyak warga yang akan mengajukan kegiatan misalnya kejuaraan balap motor tidak diizinkan. Sebab, dapat menimbulkan kerumunan orang.

"Oleh sebab itu, apabila ada kegiatan pertemuan dalam ruangan dibatasi setengah dari kapasitas ruangan. Jika, kampanye dalam pilkadi suatu ruangan sesuai aturan KPU yakni 50 orang. Sedangkan, di luar ruangan juga dibatasi hanya diperbolehkan 150 orang," jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Kabupaten Lamsel Thamrin mengatakan, pihaknya akan melakukan pembahasan bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 terkait antisipasi pencegahan penyebaran covid-19 dalam libur panjang akhir tahun 2020.

"Tapi, pada intinya kami berharap semua pihak dapat menerapkan protokol kesehatan berupa Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, dan Menjaga jarak (3 M). Selain itu, kita juga akan mencari jalan terbaik dalam pencegahan penyebaran covid -19," jelasnya.

Sementara itu, Jubir Tim Satgas Penanganan Covid -19 Kabupaten Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea, mengatakan kita semua harus disiplin mematuhi Protokol Kesehatan yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Menjaga jarak (3 M) sesuai penegakan Perbup No.36 /2020 ttg pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru.

"Ini dilakukan untuk menuju masyarakat produktif dan aman," tegasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar