#unjukrasa#beritalampung#demonstrasi#asdp

Tak Jalankan Permenhub, Ratusan Massa Tuntut ASDP

( kata)
Tak Jalankan Permenhub, Ratusan Massa Tuntut ASDP
Ratusan massa LSM-GMBI Kabupaten Lampung Selatan menggelar orasi di Bakauheni Lampung Selatan, Selasa, 20 Agustus 2019. Mereka menuntut ASDP jalankan Permenhub. Lampost.co/Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- Seratusan massa dari Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Lampung Selatan melakukan unjuk rasa bertempat di halaman cucian mobil Jayatama, jalan lintas Sumatera, Bakauheni Lampung Selatan, Selasa, 20 Agustus 2019, sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka menuntut PT ASDP cabang Bakauheni dan stakeholder terkait mengutamakan pelayanan dan keselamatan penumpang kapal feri lintas Pelabuhan Bakauheni-Merak tersebut. "Berdasarkan investigasi kami (LSM-GMBI) banyak ditemukan berbagai dugaan pelanggaran di Pelabuhan Bakauheni, diantaranya pungli di terminal angkutan umum," kata Ketua Wilayah Teritorial LSM GMBI Provinsi Lampung, Ali Mukthamar Hamas dalam orasinya.

Dihadapan puluhan aparat kepolisian yang mengamankan jalannya unjuk rasa tersebut, Hamas juga mengatakan setidaknya ASDP dan instansi terkait di pelabuhan telah melanggar tiga Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub). Diantaranya Permenhub Nomor 30 tahun 2016 tentang Kewajiban Pengikatan Kendaraan Pada Kapal Angkutan Penyeberangan. "Kami tidak melihat adanya lasing di parkiran kendaraan dalam kapal," ucapnya.

Kemudian Permenhub Nomor PM 88 tahun 2014 tentang Pengaturan Ukuran Kapal di Lintasan Penyeberangan Bakaujeni-Merak Minimal 5.000 GT. "Sampai saat ini kami melihat kapal dibawah 5.000 GT masih beroperasi sampai saat ini, seperti KMP Jatra I dan Jatra 2  milik ASDP sendiri. Untuk itu, kami tegaskan segera panggil dan periksa pihak yang bertanggung jawab tanpa tebang pilih. Tindak tegas siapapun yang terlibat dalam pelanggaran tersebut," teriak koordinator lapangan GMBI itu.

Massa yang mendesak pihak ASDP merealisasikan tuntutannya. Aksi yang sempat memanas tersebut akhirnya berhasil mereda setelah Wakapolres Lampung Selatan Kompol Sulistiyono didampingi Kabag Operasional AKP Ujang Puspita dan Kepala KSKP Bakauheni AKP Indra Parawangsa memfasilitasi pertemuan para demonstran dengan pihak ASDP, Gapasdap dan Balai Pengelola Tran?poe?a?ι Darat wilayah VI Lampung dan Bengkulu di aula kantor KSKP Bakauheni.
 

Aan Kridolaksono



Berita Terkait



Komentar