#sekolah#pendidikan#dak

Tak Update Dapodik Bikin Sekolah Ambruk Gagal Dapat Bantuan

( kata)
Tak <i>Update</i> Dapodik Bikin Sekolah Ambruk Gagal Dapat Bantuan
Kondisi SDN 1 Sungaiburung yang ambruk. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang berencana membangun kembali SD Negeri 1 Sungaiburung, Kecamatan Denteteladas yang ambruk dengan bantuan anggaran dari pusat. 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulangbawang, Ristu Irham mengatakan, perbaikan sekolah yang roboh dimakan usia tersebut direncanakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022.

"Tahun depan dalam menu aplikasi Krisna sekolah tersebut bisa dapat ruang unit kesehatan sekolah (UKS), ruang guru, dan laboratorium komputer. Bangunan itu bisa juga difungsikan sebagai ruang kelas," ujar dia, Kamis, 15 Juli 2021.

Baca: Gedung SDN 1 Sungaiburung Sempat Diperbaiki Sebelum Ambruk

 

Menurut Restu, sebenarnya sekolah tersebut sudah mendapatkan DAK namun gagal dilakukan rehab lantaran anggaran tidak mencukupi. 

"Tahun lalu direncanakan mendapatkan DAK sesuai juknis rehab berat. Tetapi karena harus rehab total maka pagunya tidak mencukupi," ujar dia. 

Sementara untuk tahun ini, kata Restu, sekolah tersebut tidak teralokasi sebagai penerima bantuan. Ia menduga gagalnya kucuran bantuan itu disebabkan adanya pihak sekolah yang tidak meng-update data pokok pendidikan (Dapodik). 

"Penyebabnya mungkin operator sekolah tidak update Dapodik sehingga tidak muncul di dalam menu sistem aplikasi Krisna yang merupakan media pengusulan DAK," kata dia. 

Dia menjelaskan, opsi lain yang disiapkan adalah dengan meminta bantuan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang memiliki anggaran pembangunan ruang kelas baru. 

"Akan kami perjuangkan dan upayakan, termasuk mungkin melalui melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," ujar Ristu.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar