#iduladha#kurban

Tak Ada Jatah Pembelian Hewan Kurban di APBD Tubaba

( kata)
Tak Ada Jatah Pembelian Hewan Kurban di APBD Tubaba
Kantor Bupati Tulangbawang Barat. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) tidak menganggarkan pembelian herwan kurban untuk warga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Pemkab biasanya menyiapkan anggaran senilai ratusan juta rupiah untuk belanja hibah hewan kurban yang akan dibagikan ke sebanyak sembilan kecamatan. 

"Tahun ini tidak ada sepeser pun anggaran untuk pembelian herwan kurban yang didanai APBD," ujar Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Tubaba, Nurkholis, Senin, 19 Juli 2021.

Baca: Salat Iduladha Berjemaah di Tubaba Ditiadakan

 

Nurkholis menjelaskan, tidak adanya pembelian herwan kurban tersebut karena kondisi anggaran Pemkab tidak memungkinkan dan sedang difokuskan untuk kegiatan yang lebih bersifat mendesak.

"Pengajuan sudah kami lakukan. Tapi, kondisi keuangan masih fokus untuk kegiatan penanganan covid-19," kata dia.

Dia mengaku, di tahun-tahun sebelumnya, Pemkab mengalokasikan APBD sebesar Rp400 juta untuk pembelian hewan kurban yang akan dihibahkan ke Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tubaba.

"Tahun 2020 masih ada anggaran, begitu juga dengan tahun-tahun sebelumnya. Tapi, tidak semua masjid mendapatkan jatah herwan kurban karena hanya perwakilan di setiap kecamatan,"kata dia.

Nurkholis menyebut, para pejabat yang membeli hewan kurban dan memberikannya kepada warga pun berasal dari sumber dana pribadi.

"Bagi pejabat eselon II dan III yang melakukan kurban itu tidak menggunakan anggaran APBD. Termasuk Pak Bupati," ungkapnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar