#tahunajaranbaru#humaniora#beritalambar

Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Lambar Terapkan Tiga Hari Masuk Sekolah

( kata)
Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Lambar Terapkan Tiga Hari Masuk Sekolah
Wabup Lambar memantau kegiatan masuk sekolah hari pertama untuk pengenalan. Foto: Dok

Liwa (Lampost.co): Sekolah di Lampung Barat menerapkan masuk sekolah tahun ajaran 2020/2021 bagi siswa TK, SD, dan SMP di Lampung Barat, Senin, 13 Juli 2020, dengan bertatap muka untuk pengenalan guru dan pembagian buku kepada para siswa.

Pada hari pertama masuk sekolah itu, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin juga menyempatkan diri untuk meninjau suasana di sejumlah sekolah antara lain di SDN 1 Way Mengaku dan SMPN 1 Liwa.

Saat meninjau suasana sekolah itu, Wabup meminta agar seluruh siswa mematuhi protokoler kesehatan covid-19 yang sudah diberlakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.

Wabup didampingi asisten Asisten l Wasisno Sembiring, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bulki, Kadis Kesehatan Paijo, kepala pelaksana BPBD Maidar, Kadis Kominfo Padang Prio Utomo, Plt. Kasat Pol PP Haiza Rinsa dan lainya.

Wabup mengatakan jika pihak sekolah diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan tatap muka dengan siswa selama tiga hari kedepan dengan tujuan untuk perkenalan antara guru dengan siswa baru, siswa dengan wali kelas, siswa dengan temanya, dan pembagian buku serta pembagian kelas untuk siswa lama.

"Masuk sekolah hari ini sifatnya hanya untuk pengenalan lingkungan sekolah, perkenalan dengan teman-temannya, guru dan wali kelas saja,” jelas Mad Hasnurin.

Wabup meminta agar para siswa dapat mengikuti petunjuk protokoler kesehatan yaitu menggunakan masker setiap keluar rumah, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak untuk menghindari penyebaran Covid-19. 

Disisi lain Kepala Disdikbud Lambar Bulki, mengatakan sesuai dengan surat edaran yang sudah disampaikan ke sekolah-sekolah, bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada masing-masing sekolah untuk melakukan tatap muka dengan siswa secara terjadwal sesuai kapasitas sekolah.

Masuk sekolah ini sifatnya hanya untuk masa pengenalan bagi siswa baru, baik  jenjang TK, SD dan SMP. Kegiatannya pun tidak didalam ruangan dan waktunya juga hanya selama satu jam TK, 2 jam SD, dan 2,5 jam untuk SMP.

Kemudian untuk selanjutnya sambil menunggu petunjuk pemerintah berdasarkan hasil evaluasi maka kegiatan belajar dan mengajar kembali dilanjutkan secara daring atau belajar dari rumah.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar