Buronandpoakli

Syamsul Arifin Bakal Ajukan Praperadilan

( kata)
Syamsul Arifin Bakal Ajukan Praperadilan
Foto Dok. Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tersangka Syamsul Arifin bersama tim penasehat hukum saat ini tengah menyusun berkas untuk pengajuan praperadilan. Hal ini dikatakan kuasa hukumnya, David Sihombing, Kamis 24 September 2020.

"Sebelum proses persidangan pidana dijalani, kami masih ada kesempatan untuk melakukan sidang praperadilan di pengadilan. Saat ini kami tengah menyusun berkas praperadilan tersebut," kata David.

David menilai dalam perkara kliennya diduga ada barang bukti yang janggal, karena pesan itu disampaikan melalui pesan singkat bukan disebarluaskan.

"Karena kami nilai perkara ini tidak pas, tidak tepat dalam hal barang bukti kami ajukan praperadilan dan kami tengah menyiapkan untuk sidang praperadilan tersebut sekarang ini," kata dia.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung langsung menunjuk tiga jaksa terkait pelimpahan Mantan Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesian (AKLI) Lampung, sekaligus buronan Polda Lampung atas nama Syamsul Arifin (58), Rabu, 23 September 2020.

"Disini (Kejati) menunjuk tiga jaksa salah satunya saya," kata Kasi Penkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mendamping Kejati Lampung Heffinur, di kantor Kejati.

Lebih lanjut mantan Kasi Intel Kejari Bandar Lampung ini mengatakan, untuk pasal yang ditetapkan yakni pasal 27 Ayat (3) junto pasal 45 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi transaksi elektronik dan atau pasal 335 dan atau pasal 310 ayat (2) KUHP.

Menurut Andrie, Syamsul Arifin ini ditetapkan tersangka terkait UI ITE dan pencemaran nama baik, pelapornya atas nama Napoli.

"Intinya korban mengadukan atas perbuatan tersangka yang telah mencemarkan namanya melalui alat komunikasi," katanya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar