#terminal#pringsewu

Sumbang PAD Rp676 Juta, Terminal Gadingrejo Tetap Tak Terurus

( kata)
Sumbang PAD Rp676 Juta, Terminal Gadingrejo Tetap Tak Terurus
Kondisi terminal Gadingrejo. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) -- Terminal tipe C Gadingrejo, Pringsewu, memiliki kondisi yang tak terurus. Sebab, tidak ada alokasi anggaran untuk operasional terminal dari Pemerintah Kabupaten. Padahal, sarana transportasi itu menyumbangkan pendapatan asli daerah hingga Rp676 juta setiap tahunnya.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, terdapat banyak kekurangan fasilitas di terminal yang dibawah kewenangan Pemkab Pringsewu itu. Mulai dari tempat istirahat calon penumpang, rumput-rumput liar yang tersebar di berbagai titik, dan genangan air akibat kondisi jalan yang rusak, hingga bangunan kios dengan beberapa pintunya yang rusak berat.

Kepala Dinas Perhubungan Pringsewu, M. Hotim, menjelaskan Terminal Gadingrejo tidak pernah mendapatkan anggaran untuk memperbaiki terminal, sehingga dalam beberapa tahun terakhir tidak ada tambahan fasilitas. "Tidak pernah terakomodir anggarannya," kata Hotim, Jumat, 5 Maret 2021.

Dia melanjutkan, terminal tersebut dibangun sejak Pringsewu memisahkan diri dari Tanggamus. Namun, sejak saat itu belum pernah ada usulan tambahan fasilitas yang disetujui. Padahal, terminal tersebut selalu menyumbangkan PAD. "PAD dari terminal Rp676 juta per tahun," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya akan kembali mengajukan perbaikan atau penambahan fasilitas pada 2022. "Nanti Dinas PU yang l mengerjakan, dinas perhubungan hanya mengusulkan saja," ujar dia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar