#KepaksianPernong#SekalaBkhak#humaniora

Sultan Sekala Bkhak Berduka atas Wafatnya Nasrul Abit

( kata)
Sultan Sekala Bkhak Berduka atas Wafatnya Nasrul Abit
Kenangan Sultan Sekala Bkhak Berduka saat bersama Nasrul Abit bin Abit Gelar Datuak Malintang Panai. (Foto:Dok.Kepaksian Pernong)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Mantan wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit bin Abit Gelar Datuak Malintang Panai yang berpulang pada akhir Agustus lalu, menyisakan duka mendalam bagi Sultan Sekala Bkhak Kepaksian Pernong Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong. 

Raja adat beradok Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke-23 itu mempunyai kesan mendalam terhadap sosok almarhum sebagai sahabat dan kerabat.

Menurut SPDB, tokoh yang luar biasa itu, sebelum pindah ke Sumatera Barat itu telah banyak berbuat bagi tanah Lampung. "Dia salah satu tokoh yang berkontribusi bagi pembangunan RSUD Alimudin Umar di Bumi Sekala Bkhak," kata Pun-- sapaan Edward Syah Pernong, Sabtu, 4 September 2021.

Mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode ini sosok yang rendah hati. Suatu ketika di bulan Juni tahun 2016 ketika SPDB bersama sang Permaisuri dan Putra Mahkota tengah makan soto di Kota Padang, masyarakat setempat heboh atas kehadiran Wakil Gubernur dan istri yang sengaja mencarinya. Akhirnya pertemuan tersebut dilanjutkan dengan makan malam bersama di hotel.


"Keesokan paginya Nasrul Abid dan Istri telah menunggu di lobby hotel tempat Sultan Sekala Brak menginap untuk bersama-sama menuju Batu Sangkar dan diterima di Istana Silinduang Bulan Darul Qoror Kerajaan Pagaruyung," kenang Pun Edward.

Kemudian pada 2018, saat kegiatan Minang Begawi diselenggarakan di Kota Bandar Lampung, pihak Kerajaan Pagaruyung mengabarkan akan dihadiri Wakil Gubernur Nasrul Abit. Dia pun menitipkan salam hangat penuh hormat kehadapan sang Raja Sekala Brak ke-23. 
Pun yang mendengar kabar itu dengan antusias, membayangkan pertemuan kembali dengan sosok sahabat yang kental ke-Lampungannya itu. namun ternyata ketika tiba waktunya Pangeran Edward Syah Pernong ada agenda lain yang harus dihadiri secara fisik.

"Sebagain kerabat, saya dan masyarakat adat mendo'akan almarhum diampuni Allah segala dosanya, diterima amal bhaktinya, lapang benderang alam kuburnya. Semoga Allah bukakan pintu surga baginya dan keluarga yang ditinggal dianugerahi oleh Allah kesabaran, ketabahan dan keikhlasan serta semakin kokoh dan kuat iman Islamnya," kata Pun. 

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar