#sultan#rajagowa#silaturahmi

Sultan Kepaksian Pernong Skala Bkhak Silaturahmi dengan Raja Gowa

( kata)
Sultan Kepaksian Pernong Skala Bkhak Silaturahmi dengan Raja Gowa
Caption: Sultan Kepaksian Pernong Sekala Bkhak SPDB Pangeran Edward Syah Pernong berziaran ke makam Raja-Raja Binamo, Kabupaten Jeneponto,, Sulawesi Selatan, MInggu (1/12). (ISTIMEWA)

Makassar (Lampost.co) -- Silaturahmi menjadi lambang persaudaraan, sehingga akan makin erat hubungan antar saudara. Hal itu yang dilakukan Sultan Kepaksian Pernong Saibatin Puniakan Dalom beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong mengunjungi kediaman Raja Gowa III, akhir November lalu.

Dalam kunjungan itu, Raja Adat bergelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 itu bersama Pangeran Alprinse Syah Pernong disambut Sombayya Ri Gowa ke-38 Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III.

Hadir dalam penyambutan itu Tuma’ilalang Lolo Andi Chaerul Andi Tau Karaeng Barammamase Karaengta Tu’kajannangnan Andi Bau Laitef, Ketua Batesalapang Abdul Razak Krg Jarung, Karaeng Tompobulu, Daeng Ta Kalia para Tumailalang ri Gowa dan Perangkat adat Kerajaan Gowa lainnya.

Seperti dalam rilis yang diterima Lampost.co, Rabu, 4 Desember 2019, Sultan Kepaksian Pernong Sekala Bkhak Edwar Syah Pernong mengatakan dengan silaturahmi itu akan membawa harapan yang lebih baik.

"Ini merupakan kunjungan pertama Sultan Kepaksian Pernong Sekala Bkhak SPDB Edwar Syah Pernong dan seluruh perangkat kerajaan bersilaturahmi dengan Kerajaan Gowa," kata Pun Edward---sapaan takzimnya, saat dihubungi, Rabu, 4 Desember 2019.

Dengan penuh suasana ramah tamah dan kekeluargaan, rombongan Kepaksian Pernong Sekala Bkhak dijamu dalam acara adat Kerajaan Gowa. "Mengawali kegiatan silaturahmi ini, rombongan daari Sultan Kepaksian Pernong bersantap siang bersama Raja Gowa. Pertemuan ini sangat luar biasa dan penuh kekeluargaan," ungkap Raja Gowa ke-38 Andi Kumala Idjo Daeng sila Karaeng Lembang Parang Barara Gowa III, beberapa waktu lalu.

Sebelum pamit, Pun Edward berharap pertemuan itu akan memberi jalan untuk harapan-harapan besarnya. Yakni saling menjaga nama besar kerajaan gowa, terus bersinergi kemitraan dengan pemerintah daerah. "Mari tetap melestarikan adat istiadat serta tetap menjaga hubungan baik dalam bingkai silaturahim," kata mantan Kapolda Lampung itu.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar